Mengenal Jenis-Jenis Bandwidth pada Layanan ISP
- Isyhari Maheswar
- 4 hours ago
- 6 min read
Dalam layanan ISP, kapasitas koneksi internet tidak hanya ditentukan oleh angka kecepatan yang tertera pada paket layanan. Terdapat berbagai jenis pengaturan kapasitas jaringan yang dibedakan berdasarkan cara kerja, pembagian ke pengguna, serta teknologi yang digunakan.
Perbedaan inilah yang membuat kualitas koneksi internet bisa terasa berbeda meskipun memiliki kecepatan nominal yang sama. Setiap jenis kapasitas jaringan memiliki karakteristik dan fungsi yang berbeda, tergantung pada kebutuhan Anda. Mulai dari penggunaan di rumah hingga untuk keperluan bisnis.
Agar Anda tidak salah memilih saat ingin menentukan layanan ISP, Anda harus memahami jenis-jenis bandwidth yang ada. Hal ini bisa mempengaruhi kestabilan koneksi, konsistensi dan tentunya kenyamanan saat sedang mengakses internet. Langsung saja cari tahu jawabannya di bawah ini.

Ilustrasi kabel ethernet | Photo by Freepik on Freepik
Jenis Bandwidth Berdasarkan Frekuensi
Jenis bandwidth yang pertama diklasifikasikan berdasarkan frekuensi. Jenis ini menentukan seberapa lebar jalur sinyal yang digunakan untuk mengirimkan data. Semakin lebar jalurnya, semakin banyak informasi yang bisa dikirim dalam waktu bersamaan.
Pada layanan ISP, perbedaan ini memengaruhi kemampuan koneksi dalam menangani berbagai aktivitas, mulai dari komunikasi sederhana hingga penggunaan jaringan internet yang lebih kompleks. Berikut ini pembagian jenis bandwidth berdasarkan frekuensi.
Narrowband
Narrowband adalah jenis bandwidth dengan jalur sinyal yang sempit, sehingga hanya mampu mengirimkan data dalam jumlah terbatas. Jenis ini cocok untuk kebutuhan komunikasi yang sederhana dan tidak membutuhkan kecepatan tinggi. Karena kapasitasnya kecil, narrowband tidak dirancang untuk penggunaan internet dengan banyak aktivitas sekaligus.
Dalam penggunaannya, narrowband sering ditemukan pada layanan seperti telepon analog atau radio komunikasi. Untuk layanan ISP modern, jenis ini sudah jarang digunakan karena tidak mampu mendukung aktivitas seperti menonton video, mengirim file besar, atau melakukan panggilan video secara lancar.
Wideband
Yang kedua ada wideband. Jenis bandwidth ini memiliki jalur sinyal yang lebih lebar dibandingkan narrowband, sehingga dapat mengirimkan data lebih banyak dalam satu waktu. Jenis ini memungkinkan komunikasi yang lebih stabil dan kualitas suara yang lebih baik. Wideband sering dianggap sebagai penghubung antara teknologi lama dan koneksi internet modern.
Pada praktiknya, wideband digunakan pada sistem komunikasi yang membutuhkan kapasitas lebih besar, namun belum dirancang untuk penggunaan internet berkecepatan tinggi. Meskipun lebih baik dari narrowband, jenis ini masih memiliki keterbatasan jika digunakan untuk aktivitas internet yang berat atau dilakukan secara bersamaan.
Broadband
Yang ketiga, ada broadband. Untuk jenis bandwidth yang satu ini mungkin lebih sering jumpai. Broadband menawarkan jalur sinyal yang sangat lebar, sehingga mampu mengirimkan data dalam jumlah besar secara bersamaan. Jenis ini menjadi standar utama pada layanan ISP saat ini karena mampu mendukung berbagai aktivitas internet dengan lebih lancar dan stabil.
Dengan broadband, pengguna dapat menikmati aktivitas seperti streaming video, bekerja secara online, hingga komunikasi real-time tanpa gangguan berarti. Koneksi berbasis fiber optik, kabel, dan jaringan nirkabel modern umumnya menggunakan teknologi broadband sebagai fondasi utamanya.
Baca juga: Manfaat Internet Cepat
Jenis Bandwidth Berdasarkan Alokasi Pengguna
Selanjutnya, ada jenis bandwidth yang dibedakan berdasarkan alokasi pengguna. Maksudnya adalah bagaimana kapasitas koneksi dibagikan kepada setiap pelanggan. Pada layanan ISP, pembagian ini sangat berpengaruh terhadap stabilitas dan konsistensi koneksi internet. Ada layanan yang memberikan kapasitas khusus untuk satu pengguna, dan ada pula yang membaginya bersama pengguna lain dalam satu jaringan. Berikut kedua jenisnya.
Dedicated Bandwidth
Dedicated bandwidth adalah jenis bandwidth yang dialokasikan khusus untuk satu pengguna tanpa dibagi dengan pihak lain. Artinya, kapasitas koneksi yang didapat akan selalu sesuai dengan paket yang dipilih, tanpa terpengaruh oleh aktivitas pengguna lain. Jenis ini menawarkan koneksi yang lebih stabil dan konsisten sepanjang waktu.
Karena sifatnya yang eksklusif, dedicated bandwidth sangat cocok untuk kebutuhan bisnis, perkantoran, atau layanan digital yang membutuhkan koneksi andal. Aktivitas seperti video conference, pengelolaan server, dan sistem cloud dapat berjalan lebih lancar karena kecepatan dan kualitas koneksi tetap terjaga.
Shared Bandwidth
Berbanding terbalik dengan dedicated bandwidth, shared bandwidth adalah jenis yang digunakan bersama oleh beberapa pengguna dalam satu jaringan. Kapasitas koneksi akan dibagi sesuai dengan jumlah pengguna yang aktif pada waktu tertentu. Akibatnya, kecepatan internet bisa berubah-ubah tergantung pada tingkat penggunaan jaringan secara bersamaan.
Jenis ini umum digunakan pada layanan internet rumahan karena lebih terjangkau. Namun, pada jam sibuk, kualitas koneksi bisa menurun ketika banyak pengguna mengakses jaringan secara bersamaan. Untuk penggunaan ringan seperti browsing atau streaming biasa, shared bandwidth masih tergolong memadai.
Baca juga: 5 Macam Layanan Internet

Ilustrasi penggunaan internet untuk online meeting | Photo by jcomp on Pexels
Jenis Bandwidth Berdasarkan Arah Transfer Data
Di antara banyaknya jenis-jenis bandwidth, salah satu pembagiannya adalah pada arah transfer data. Maksudnya adalah tentang perbandingan kecepatan saat mengunduh (download) dan mengunggah (upload) data. Pada layanan ISP, perbedaan ini memengaruhi kenyamanan penggunaan internet, terutama untuk aktivitas yang melibatkan pengiriman data secara aktif.
Secara umum, jenis ini dibagi menjadi koneksi dengan kecepatan seimbang dan koneksi dengan kecepatan yang tidak sama antara download dan upload. Berikut penjelasan selengkapnya.
Bandwidth Simetris
Tersirat melalui namanya, bandwidth simetris berarti kecepatan untuk upload dan download sama besarnya. Jenis ini memberikan performa yang lebih stabil untuk aktivitas yang membutuhkan pengiriman dan penerimaan data secara bersamaan. Pengguna tidak perlu khawatir koneksi melambat saat mengunggah data.
Koneksi simetris sangat cocok untuk kebutuhan profesional seperti video conference, penggunaan cloud, dan pengelolaan server. Karena kestabilannya, jenis ini banyak digunakan oleh perusahaan atau bisnis yang membutuhkan koneksi internet yang konsisten sepanjang waktu.
Bandwidth Asimetris
Sebaliknya, bandwidth asimetris berarti memiliki kecepatan berbeda untuk upload dan download. Jenis ini dirancang untuk penggunaan internet yang lebih sering mengandalkan aktivitas unduhan dibandingkan pengiriman data. Sebagian besar layanan internet rumahan menggunakan skema ini.
Bagi Anda yang menggunakan internet rutin seperti browsing, streaming video, dan media sosial, bandwidth asimetris terbilang sudah lebih dari cukup. Namun, ketika digunakan untuk mengunggah file besar atau melakukan panggilan video secara intensif, keterbatasan kecepatan upload bisa mulai terasa.
Baca juga: Cara Menghitung Bandwidth

Ilustrasi kecepatan internet | Photo by rawpixel on Freepik
Jenis Bandwidth Berdasarkan Kecepatan
Dalam praktik sehari-hari, kapasitas koneksi internet sering dikelompokkan berdasarkan tingkat kecepatannya. Pada layanan ISP, kategori kecepatan biasanya disesuaikan dengan kebutuhan penggunaan, mulai dari aktivitas ringan hingga penggunaan intensif yang melibatkan banyak perangkat dan transfer data besar. Berikut klasifikasinya.
Bandwidth Rendah
Untuk kebutuhan dasar, koneksi dengan bandwidth rendah umumnya digunakan pada aktivitas internet yang sederhana. Penggunaan seperti browsing ringan, mengirim pesan, atau membuka email masih dapat berjalan dengan baik selama jumlah pengguna terbatas dan tidak dilakukan secara bersamaan.
Jenis ini biasanya cocok untuk penggunaan personal dengan intensitas rendah. Namun, ketika digunakan untuk aktivitas seperti streaming video atau akses banyak perangkat sekaligus, keterbatasan kapasitas koneksi akan mulai terasa.
Bandwidth Menengah
Pada tingkat ini, koneksi internet sudah mampu menangani berbagai aktivitas harian dengan lebih lancar. Streaming video, kerja jarak jauh, serta penggunaan beberapa perangkat secara bersamaan dapat dilakukan tanpa gangguan berarti, selama trafik tidak terlalu padat. Oleh karena itu, jenis ini sering menjadi pilihan ideal bagi rumah tangga modern atau usaha kecil.
Bandwidth Tinggi
Untuk penggunaan yang lebih intensif, koneksi dengan bandwidth tinggi menawarkan kapasitas yang jauh lebih besar. Jenis ini dirancang untuk menangani aktivitas berat seperti transfer data besar, penggunaan aplikasi berbasis cloud, dan koneksi multi-user secara bersamaan. Bandwidth tinggi sangat cocok untuk lingkungan bisnis atau perkantoran yang membutuhkan koneksi stabil.
Baca juga: Apa Itu Hotspot
Tips Memilih Bandwidth yang Tepat
Setelah memahami berbagai jenis bandwidth pada layanan ISP, langkah selanjutnya adalah menentukan pilihan yang paling sesuai dengan kebutuhan. Dari penjelasan di atas, Anda mungkin sudah terbayang jenis yang mana yang paling sesuai. Jika Anda masih bingung, berikut ini ada beberapa tips yang bisa Anda ikuti:
Jumlah pengguna aktif: Semakin banyak perangkat dan pengguna yang terhubung secara bersamaan, semakin besar kebutuhan kapasitas koneksi. Untuk lingkungan dengan banyak pengguna aktif, memilih bandwidth yang tidak dibagi dengan pengguna lain akan membantu menjaga kestabilan koneksi sepanjang waktu.
Jenis aktivitas internet: Aktivitas seperti video conference, penggunaan cloud, dan pengelolaan data membutuhkan koneksi yang konsisten. Jika internet digunakan untuk keperluan profesional atau bisnis, jenis bandwidth dengan performa stabil akan lebih mendukung produktivitas dibandingkan koneksi yang kecepatannya fluktuatif.
Kebutuhan upload dan download: Tidak semua pengguna hanya mengandalkan aktivitas unduhan. Untuk kebutuhan yang melibatkan pengiriman data secara rutin, seperti meeting online atau backup data, koneksi dengan kecepatan upload yang memadai akan memberikan pengalaman penggunaan yang lebih nyaman.
Layanan ISP yang digunakan: Setiap ISP menawarkan skema bandwidth yang berbeda, baik dari sisi alokasi maupun teknologi jaringan. Memilih ISP yang menyediakan opsi bandwidth sesuai kebutuhan akan membantu memastikan kualitas koneksi tetap optimal dalam jangka panjang.
Baca juga: Manfaat Internet of Things
Itulah jenis jenis bandwidth pada layanan ISP. Dari penjelasan di atas, kita mengetahui bahwa ada banyak karakteristik yang berbeda. Perbedaan ini yang akhirnya mempengaruhi kualitas koneksi internet maupun kecepatan yang dirasakan oleh Anda sebagai pengguna.
Sebagai salah satu ISP di Indonesia, Netstar (netstar.id) menyediakan layanan internet dengan dedicated bandwidth yang dapat diandalkan. Kami siap menjadi solusi untuk Anda yang membutuhkan koneksi yang terbaik, cepat, aman, dan terjangkau baik untuk penggunaan pribadi maupun bisnis Anda! Hubungi tim Netstar untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.