Jenis-Jenis Televisi: Mengapa Ada Smart TV, Android TV, OLED, dan QLED?
- Isyhari M

- 4 hours ago
- 7 min read
Televisi sudah menjadi salah satu media untuk mendapatkan informasi dan hiburan sejak lama. Semakin majunya teknologi, jenis-jenis televisi yang hadir di pasaran pun juga semakin banyak. Dahulu, tampilan tv tampak semuanya serupa dengan tampilan dimensi yang besar dan berat. Sekarang, Anda bisa dengan mudah menemukan pilihan yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Perkembangan televisi juga tidak lepas dari peran internet. Sekarang sudah menjadi hal lumrah bahwa tayangan yang disaksikan bukan hanya dari siaran kanal tv saja, melainkan dari platform streaming yang bisa langsung diakses di perangkat tv.
Lantas, apakah semua jenis tv memiliki fitur tersebut? Apa saja yang membedakan setiap jenis dengan jenis lainnya? Jika Anda sedang mempertimbangkan untuk membeli televisi baru atau ingin mencari jenis yang sesuai dengan kebutuhan Anda, bisa simak panduannya melalui artikel ini.

Ilustrasi beragam televisi | Image by rawpixel on Magnific
Perkembangan Televisi dari Masa ke Masa
Berbicara tentang perkembangan televisi dari masa ke masa, mungkin Anda masih ingat bahwa dulu perangkat TV tidaklah sama seperti sekarang, baik dari segi tampilan dan teknologi di baliknya.
Sebelum hadir televisi layar datar, masyarakat lebih mengenal TV tabung atau CRT (Cathode Ray Tube) yang memiliki bodi besar, berat, dan memerlukan ruang lebih untuk penempatannya. Pada masa itu, sebagian besar siaran televisi juga masih menggunakan sistem penyiaran analog.
Karena perkembangan teknologi yang sangat pesat, sekarang televisi hadir dalam bentuk yang lebih ramping dan tentunya dengan kualitas gambar yang semakin baik pula. Di saat yang sama, televisi tidak lagi hanya berfungsi sebagai penerima siaran, tetapi juga dapat terhubung ke internet, menjalankan aplikasi, dan mendukung layanan streaming melalui sistem operasi tertentu.
Lebih lanjut, perkembangan ini membuat istilah yang digunakan untuk menyebut televisi menjadi semakin beragam. Ada yang mengacu pada sistem operasi yang tertanam di dalamnya, seperti Smart TV, Android TV, dan Google TV. Ada pula yang mengacu pada teknologi layar, seperti LCD, LED, QLED, OLED, dan Mini LED, serta berdasarkan resolusi gambarnya, mulai dari HD, Full HD, 4K UHD, hingga 8K UHD.
Baca juga: Macam Macam Ukuran TV dan Panduan Memilihnya

Ilustrasi Smart TV | Photo by Jonas Leupe on Unsplash
Jenis Televisi Berdasarkan Sistem Operasinya
Jika Anda berencana untuk membeli tv baru, Anda mungkin pernah mendengar istilah-istilah dia atas. Contohnya saja seperti Smart TV, Google TV, ataupun Android TV. Banyak yang mengira, ketiga jenis tv ini memeliki arti dan fitur yang sama, padahal jelas berbeda. Berikut ini jenis-jenis televisi berdasarkan sistem operasi dan informasi detail mengenai setiap jenisnya.
Smart TV
Berbeda dengan televisi biasa, Smart TV dapat terhubung ke internet dan menjalankan berbagai aplikasi. Karena itu, pengguna tidak hanya dapat menonton siaran TV, tetapi juga menikmati layanan streaming, membuka YouTube, atau menjelajah internet langsung dari televisi.
Meski sama-sama disebut Smart TV, sistem operasi yang digunakan tidak selalu sama. Setiap produsen dapat mengembangkan sistem operasinya sendiri atau menggunakan platform tertentu. Inilah alasan mengapa merek satu dengan yang lainnya bisa memberikan pengalaman yang berbeda.
Android TV
Jika Anda pernah menggunakan ponsel Android, tampilan Android TV mungkin akan terasa cukup familiar. Sistem operasi ini dikembangkan oleh Google untuk televisi sehingga pengguna dapat mengakses berbagai aplikasi melalui Google Play Store.
Lalu, apa perbedaan Smart TV dan Android TV? Sederhananya, Smart TV merupakan istilah umum untuk televisi yang dapat terhubung ke internet dan menjalankan aplikasi. Sementara itu, Android TV adalah salah satu sistem operasi yang digunakan pada Smart TV. Dengan kata lain, semua Android TV termasuk Smart TV, tetapi tidak semua Smart TV menggunakan Android TV.
Android TV mendukung banyak aplikasi hiburan, seperti layanan streaming, musik, hingga permainan. Pengguna juga dapat menggunakan Google Assistant untuk mencari tayangan atau mengontrol televisi dengan perintah suara pada perangkat yang mendukung fitur tersebut.
Google TV
Meski namanya mirip, Google TV bukanlah sistem operasi yang benar-benar berbeda dari Android TV. Google TV merupakan tampilan antarmuka (user interface) yang dibangun di atas Android TV agar pengalaman pengguna menjadi lebih nyaman. Karena menggunakan dasar Android TV, Google TV juga tetap mendukung Google Play Store, Google Assistant, serta berbagai aplikasi yang tersedia pada platform tersebut.

Ilustrasi Smart TV | Photo by Gavin Phillips on Unsplash
Jenis Televisi Berdasarkan Teknologi Layarnya
Selain jenis-jenis tv berdasarkan sistem operasi, televisi juga dibedakan berdasarkan teknologi layar yang digunakan. Teknologi inilah yang memengaruhi kualitas gambar, tingkat kecerahan, kontras, hingga konsumsi daya listrik.
LCD TV
Pada masanya, LCD TV menjadi penerus TV tabung yang membawa perubahan besar. Bodinya lebih tipis, lebih ringan, dan menghasilkan gambar yang lebih tajam dibandingkan televisi CRT. LCD sendiri merupakan singkatan dari Liquid Crystal Display. Teknologi ini menggunakan kristal cair untuk menampilkan gambar, sementara cahaya berasal dari lampu di belakang layar. Meski kualitas gambarnya cukup baik, konsumsi daya dan tingkat kontrasnya masih kalah dibandingkan teknologi yang lebih baru.
LED TV
Sekilas, TV LED memang terlihat mirip dengan LCD TV. Hal ini karena keduanya sama-sama menggunakan panel LCD. Perbedaannya terletak pada sumber cahaya yang digunakan. Seperti namanya, LED TV memakai lampu Light Emitting Diode (LED) sebagai backlight. Lampu ini lebih hemat listrik, lebih terang, dan membuat desain televisi menjadi lebih tipis, harga lebih terjangkau namun dengan kualitas gambar yang tetap baik.
QLED TV
Selanjutnya ada QLED TV. Jenis TV yang satu ini bisa menjadi pilihan Anda jika menginginkan warna yang lebih cerah. Teknologi ini dikembangkan dengan menambahkan lapisan Quantum Dot pada LED TV untuk menghasilkan warna yang lebih kaya dan akurat. Televisi ini mampu menampilkan tingkat kecerahan yang tinggi. Karena itu, TV ini cocok digunakan di ruangan yang memiliki banyak cahaya.
OLED TV
Berbeda dengan LCD maupun LED, OLED TV tidak lagi memerlukan lampu backlight. Setiap piksel dapat memancarkan cahayanya sendiri sehingga bagian yang berwarna hitam dapat benar-benar mati. Teknologi tersebut menghasilkan kontras yang sangat tinggi dengan warna hitam yang lebih pekat. Gambar pun terlihat lebih tajam dan detail, terutama saat menonton film atau bermain gim. Namun, harga OLED TV umumnya lebih tinggi dibandingkan jenis televisi lainnya.
Mini LED TV
Jenis TV berdasarkan jenis layar yangt terakhir adalah Mini LED TV. Teknologi ini menggunakan ribuan lampu LED berukuran sangat kecil sebagai backlight sehingga pencahayaan dapat diatur dengan lebih presisi. Hasilnya, Mini LED TV mampu menghasilkan tingkat kecerahan yang tinggi sekaligus meningkatkan kontras gambar. Teknologi ini sering dianggap sebagai pilihan bagi pengguna yang menginginkan kualitas mendekati OLED, tetapi tetap memperoleh tingkat kecerahan yang sangat baik.
Jenis Televisi Berdasarkan Resolusi Gambarnya
Selain sistem operasi dan teknologi layar, televisi juga dibedakan berdasarkan resolusi gambarnya. Resolusi menunjukkan jumlah piksel yang membentuk gambar pada layar. Semakin tinggi resolusinya, semakin banyak detail yang dapat ditampilkan. Berikut ini jenis televisi berdasarkan resolusinya.
HD
Untuk Anda yang menggunakan TV untuk sekedar menonton tayangan yang biasa saja, TV berkualitas gambar HD bisa Anda pilih. Resolusi HD masih mampu menampilkan gambar dengan kualitas yang cukup baik. Umumnya, resolusi HD ini berukuran 1.280 × 720 piksel sehingga sering disebut juga sebagai 720p. Saat ini, TV beresolusi HD lebih banyak digunakan pada layar berukuran kecil atau sebagai pilihan dengan harga yang lebih terjangkau.
Full HD
Jika Anda suka dengan serial olahraga, film, dan tayangan yang membutuhkan ketajaman warna yang lebih jernih, TV full HD bisa menjadi jawabannya. Full HD merupakan pilihan yang lebih baik dibandingkan HD. Resolusi ini memiliki 1.920 × 1.080 piksel atau dikenal sebagai 1080p. TV ini mampu menampilkan detail gambar yang lebih jelas sehingga nyaman untuk menonton acara yang membuat Anda menatap layar lebih lama.
4K UHD
Selanjutnya, ada TV 4K UHD atau Ultra High Defintion. Dengan resolusi 3.840 × 2.160 piksel, jumlah detail yang ditampilkan jauh lebih tinggi dibandingkan Full HD. Gambar terlihat lebih tajam, terutama pada televisi berukuran besar. Selain itu, semakin banyak layanan streaming dan konten digital yang telah mendukung resolusi 4K sehingga pengalaman menonton menjadi lebih maksimal.
8K UHD
Jika berbicara tentang resolusi tertinggi yang tersedia di pasaran saat ini, 8K UHD menjadi salah satu jawabannya. Resolusi ini mencapai 7.680 × 4.320 piksel, atau empat kali lebih banyak daripada 4K UHD. Meski mampu menghasilkan gambar yang sangat detail, konten 8K masih belum sebanyak konten 4K. Karena itu, televisi 8K umumnya dipilih oleh pengguna yang menginginkan teknologi terbaru atau menggunakan layar berukuran sangat besar.

Ilustrasi TV layar datar menampilkan platform streaming olahraga | Photo by Tech Daily on Unsplash
Tips Memilih Jenis TV Sesuai Kebutuhan
Setelah mengenal berbagai jenis televisi, langkah berikutnya adalah menentukan pilihan yang paling sesuai dengan kebutuhan. Tidak semua orang memerlukan TV dengan spesifikasi tertinggi. Sebaliknya, televisi yang tepat adalah yang mampu memberikan pengalaman menonton terbaik sesuai cara penggunaannya.
Tentukan tujuan penggunaan TV: Apakah televisi akan digunakan untuk menonton siaran tv, atau streaming yang membutuhkan jaringan internet, bermain gim, atau kebutuhan bisnis seperti hotel dan penginapan.
Pilih sistem operasi yang sesuai: Jika sering menggunakan layanan streaming atau aplikasi tertentu, pastikan TV mendukung sistem operasi yang menyediakan aplikasi tersebut.
Sesuaikan teknologi layar dengan anggaran: LED TV umumnya sudah cukup untuk penggunaan sehari-hari. Jika menginginkan kualitas gambar yang lebih tinggi, Anda dapat mempertimbangkan QLED, OLED, atau Mini LED.
Perhatikan resolusi gambar: Untuk layar berukuran besar, resolusi 4K UHD dapat memberikan gambar yang lebih tajam dibandingkan Full HD.
Sesuaikan ukuran TV dengan ruangan: Televisi yang terlalu besar atau terlalu kecil dapat mengurangi kenyamanan saat menonton.
Pertimbangkan kebutuhan jangka panjang: Pilih televisi yang memiliki fitur sesuai kebutuhan saat ini sekaligus mampu mendukung perkembangan teknologi di masa mendatang.
Jadi, sekarang Anda sudah memahami mengapa ada banyak jenis televisi saat ini di pasaran. Jenis-jenis ini ada karena setiap nama mengacu pada aspek televisi yang berbeda. Ada yang menjelaskan sistem operasi, ada yang menunjukkan teknologi layar, dan ada pula yang menggambarkan resolusi gambar. Sekarang, keputusannya ada di tangan Anda mau membeli yang mana.
Bagi hotel dan penginapan, memilih televisi juga perlu mempertimbangkan kemudahan pengelolaan serta pengalaman yang akan dirasakan tamu. Jika Anda sedang mencari Hospitality TV solutions, Netsar siap membantu menyediakan sistem hiburan modern yang mudah dikelola, terintegrasi, dan mampu meningkatkan kualitas layanan di hotel Anda. Hubungi tim Netstar (netstar.id) sekarang untuk info pemasangan atau ingin berkonsultasi lebih lanjut.



Comments