top of page
Search

Mengenal Sistem Operasi: Pengendali di Balik Kinerja Komputer dan Smartphone

  • Writer: Isyhari Maheswar
    Isyhari Maheswar
  • 20 hours ago
  • 6 min read

Perangkat digital telah menjadi bagian penting dalam aktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja, belajar, hingga berkomunikasi. Di balik kemudahan tersebut, terdapat sistem yang memastikan semua komponen berjalan dengan baik yaitu sistem operasi atau dalam Bahasa Inggris disebut Operating System (OS).


Lebih jauh, kehadiran sistem operasi begitu penting untuk sebuah perangkat berfungsi dan bekerja sebagaimana mestinya, baik itu komputer maupun smartphone. Tanpa adanya operating system, kedua elektronik tadi hanyalah benda yang tidak memiliki nyawa untuk memproses data.


Lantas, apa itu sistem operasi? Apakah ada jenis-jenisnya? Bagaimana cara kerja dan apa fungsi utamanya? Simak lengkap semua jawabannya melalui artikel berikut ini. 


Mengenal Sistem Operasi: Pengendali di Balik Kinerja Komputer dan Smartphone

Contoh dua logo sistem operasi pada smartphone dan tablet | Photo by Kelly Sikkema on Unsplash


Apa Itu Sistem Operasi (OS)? 

Sistem operasi adalah perangkat lunak utama yang menjadi pusat kendali sebuah perangkat digital. Sistem ini bertugas menghubungkan pengguna dengan perangkat keras, sekaligus memastikan setiap komponen dapat bekerja sesuai fungsinya. Tanpa sistem operasi, komputer atau smartphone tidak dapat menjalankan aplikasi maupun menerima perintah.


Selain menjadi penghubung, operating system (OS) juga mengatur jalannya berbagai proses di dalam perangkat. OS menentukan aplikasi mana yang berjalan, berapa banyak sumber daya yang digunakan, serta bagaimana data disimpan dan diakses. Pengaturan ini membuat sistem tetap stabil meskipun menjalankan banyak tugas secara bersamaan.


Tidak berhenti di situ, teknologi ini juga menyediakan antarmuka (user interface). yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan perangkat. Melalui tampilan visual atau perintah tertentu, pengguna dapat mengelola file, mengatur pengaturan, dan menjalankan aplikasi dengan mudah.


Sejarah Singkat Sistem Operasi 

Pada awal perkembangan komputer, sistem operasi belum dikenal. Komputer generasi pertama hanya menjalankan satu program dalam satu waktu, dan seluruh instruksi dimasukkan secara manual. Pengguna harus berinteraksi langsung dengan perangkat keras, sehingga penggunaan komputer sangat terbatas dan hanya dikuasai oleh kalangan tertentu.


Memasuki era komputer generasi berikutnya, mulai dikembangkan sistem yang mampu mengatur proses secara otomatis. Sistem operasi sederhana hadir untuk menjadwalkan tugas, mengelola penyimpanan, dan mengurangi keterlibatan manual pengguna.


Seiring berjalannya waktu, orang semakin bergantung pada komputer maupun teknologi digital. Perubahan besar terjadi saat sistem operasi mulai menggunakan antarmuka grafis. Pengguna tidak lagi bergantung pada perintah teks, tetapi dapat berinteraksi melalui ikon dan menu.



Windows, salah satu sistem operasi untuk komputer dan laptop

Windows, salah satu sistem operasi pada komputer dan laptop | Photo by Clint Patterson on Unsplash


Cara Kerja Sistem Operasi 

Saat pengguna berinteraksi dengan perangkat, sistem operasi menerjemahkan perintah tersebut agar dapat diproses oleh perangkat keras. Proses ini berlangsung cepat dan terus-menerus selama perangkat digunakan. Tahapan ini membantu sistem menjaga kinerja, mencegah konflik antarproses, serta memastikan hasil yang ditampilkan sesuai dengan permintaan pengguna. Berikut ini cara kerja sistem operasi:


  1. Menerima perintah dari pengguna: Sistem operasi menerima input dari pengguna melalui perangkat seperti keyboard, layar sentuh, atau mouse. Perintah ini menjadi dasar bagi sistem untuk menentukan proses yang harus dijalankan.

  2. Mengalokasikan sumber daya sistem: OS membagi penggunaan prosesor, memori, dan penyimpanan sesuai kebutuhan aplikasi. Pengaturan ini mencegah satu proses mengambil seluruh sumber daya.

  3. Menjalankan dan mengelola proses: Aplikasi dijalankan sesuai prioritas yang ditetapkan sistem operasi. OS memastikan beberapa proses dapat berjalan bersamaan tanpa saling mengganggu.

  4. Mengelola data dan hasil proses: Sistem operasi mengatur penyimpanan data serta menampilkan hasil pemrosesan ke layar. Setelah proses selesai, sumber daya akan dilepaskan untuk digunakan oleh tugas lain.


Fungsi Sistem Operasi 

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, hadirnya sistem ini seolah nyawa untuk perangkat elektronik, khususnya komputer dan ponsel pintar. Lebih jelasnya, fungsi sistem operasi adalah untuk mengelola sumber daya perangkat. OS mengatur penggunaan prosesor, memori, penyimpanan, dan perangkat lainnya agar bekerja secara efisien. Tanpa pengaturan ini, sistem akan mudah mengalami konflik atau kegagalan (failure). 



Jenis Jenis Sistem Operasi 

Sistem ini tidak hanya dibedakan berdasarkan perangkat yang digunakan, tapi juga berdasarkan cara kerjanya dalam mengelola tugas dan sumber daya. Setiap jenis sistem operasi dirancang untuk kebutuhan tertentu, mulai dari pemrosesan data sederhana hingga sistem yang menuntut kecepatan dan ketepatan tinggi. Berikut adalah jenis berdasarkan cara kerjanya. 


  • Batch Operating System: Batch OS digunakan untuk menjalankan tugas dalam jumlah besar secara berkelompok tanpa interaksi langsung dengan pengguna. Semua perintah dikumpulkan terlebih dahulu, lalu diproses secara berurutan. Jenis ini banyak digunakan pada sistem lama atau pemrosesan data skala besar.

  • Time-Sharing Operating System: Time-Sharing OS memungkinkan banyak pengguna menggunakan satu sistem secara bersamaan. Waktu pemrosesan dibagi secara cepat sehingga setiap pengguna merasa sistem merespons secara langsung. Jenis ini umum digunakan pada sistem multi-user dan server.

  • Real-Time Operating System (RTOS): Real-Time OS dirancang untuk sistem yang membutuhkan respons sangat cepat dan tepat waktu. Keterlambatan sekecil apa pun dapat berdampak besar. Sistem ini sering digunakan pada alat medis, sistem industri, dan perangkat militer.

  • Distributed Operating System: Distributed OS mengelola beberapa komputer yang saling terhubung dalam satu jaringan. Sistem ini membuat kumpulan komputer bekerja seperti satu kesatuan. Jenis ini digunakan untuk meningkatkan efisiensi, keandalan, dan kemampuan pemrosesan.



MacOS, contoh sistem operasi untuk produk Apple

MacOS, contoh sistem operasi untuk produk Apple | Photo by John Tekeridis on Pexels


Contoh Sistem Operasi Komputer 

Adapun untuk contoh sistem operasi memiliki jenis yang berbeda tergantung jenis perangkat. Untuk saat ini, contoh populer yang diketahui banyak orang yaitu yang bekerja untuk komputer dan smartphone. 

Setiap sistem operasi komputer memiliki pendekatan berbeda dalam mengelola sumber daya dan antarmuka pengguna. Perbedaan tersebut memengaruhi pengalaman penggunaan serta jenis aplikasi yang didukung. Di bawah ini adalah contoh sistem operasi komputer ternama dan paling sering digunakan. 


1. Windows 

Windows adalah sistem operasi komputer yang paling banyak digunakan di dunia. OS ini dikenal karena antarmuka yang mudah dipahami dan kompatibilitas luas dengan berbagai perangkat lunak. Windows sering digunakan untuk kebutuhan kantor, pendidikan, dan hiburan.


Microsoft terus mengembangkan Windows dengan fitur keamanan dan produktivitas baru. Dukungan aplikasi yang sangat banyak membuat Windows menjadi pilihan utama bagi pengguna umum maupun profesional.


2. macOS 

macOS adalah sistem operasi eksklusif untuk komputer Apple. OS ini dikenal dengan tampilan yang rapi, stabilitas tinggi, dan integrasi kuat dengan perangkat Apple lainnya. macOS banyak digunakan oleh pekerja kreatif dan profesional. Keunggulan macOS terletak pada optimalisasi perangkat keras dan perangkat lunak. Hal ini membuat performanya konsisten, meskipun pilihan aplikasi tidak sebanyak Windows.


3. Linux 

Linux adalah sistem operasi berbasis open-source yang dapat digunakan dan dikembangkan secara bebas. OS ini terkenal ringan, fleksibel, dan aman. Linux banyak digunakan pada server, sistem jaringan, dan komputer dengan spesifikasi terbatas. Meskipun kurang populer di kalangan pengguna awam, Linux sangat dihargai oleh pengembang dan administrator sistem.



iOS, Contoh Sistem Operasi Smartphone

Contoh Sistem Operasi Smartphone 

Sistem operasi smartphone berfokus pada kemudahan penggunaan dan efisiensi daya. OS ini dirancang untuk mendukung layar sentuh, konektivitas tinggi, serta penggunaan aplikasi sehari-hari seperti komunikasi dan hiburan. Pengalaman pengguna menjadi faktor utama dalam pengembangannya. 


Setiap OS pada ponsel pintar menawarkan pendekatan berbeda dalam hal keamanan, kustomisasi, dan sinkronisasi dengan perangkat lain, sehingga memengaruhi kenyamanan penggunaan jangka panjang. Berikut ini contoh sistem operasi pada smartphone yang populer digunakan. 


Android 

Salah satu sistem operasi smartphone yang terkenal yakni Android. Sistem ini juga salah satu yang paling banyak digunakan karena dikenal fleksibel dan mendukung banyak aplikasi untuk kebutuhan sehari-hari. Android sendiri dikembangkan oleh Google. 


Jauh sebelum kehadirannya, banyak telepon genggam menggunakan sistem operasi Symbian OS terutama pada perangkat Nokia. Android membawa pendekatan baru yang lebih terbuka dan berbasis ekosistem aplikasi, sehingga cepat diadopsi oleh berbagai merek dan pengguna.


iOS 

Selanjutnya ada sistem operasi iOS. Sistem ini merupakan OS ekslusif untuk iPhone dan perangkat Apple lainnya. OS ini dikenal stabil, aman, dan memiliki performa yang konsisten. iOS dirancang dengan fokus pada pengalaman pengguna yang sederhana. Integrasi antarperangkat Apple menjadi keunggulan utama iOS. Meskipun lebih tertutup, sistem ini menawarkan keamanan dan kualitas aplikasi yang tinggi.


HarmonyOS

Terakhir, ada HarmonyOS. Sama seperti iOS, sistem yang satu ini juga eksklusif dari dan dikembangkan oleh Huawei. Saat ini, operating system yang satu ini baru bisa dijalankan di perangkat buatan Huawei saja. Meskipun begitu, OS ini dirancang untuk berjalan pada berbagai perangkat, mulai dari smartphone hingga perangkat pintar lainnya tidak terbatas pada satu device saja. HarmonyOS menekankan konektivitas antarperangkat.



Sistem operasi memiliki peran penting dalam memastikan perangkat digital dapat bekerja dengan baik, aman, dan efisien. Baik pada komputer maupun smartphone, OS mengatur cara aplikasi berjalan, data dikelola, serta pengguna berinteraksi dengan teknologi.


Namun, kinerja sistem operasi tidak berdiri sendiri. Banyak fitur dan layanan modern sangat bergantung pada koneksi internet yang stabil, mulai dari pembaruan sistem hingga sinkronisasi data. Karena itu, percayakan koneksi internet Anda hanya pada Netstar (netstar.id). Kami siap menghadirkan internet untuk rumah maupun apartemen yang cepat dan andal dengan koneksi yang cepat dan aman. Hubungi tim kami sekarang untuk informasi selengkapnya!

 
 
 

Comments


Let us help!

We'd love to hear from you. Whether you have questions, feedback, or need support, our team is here to help.

Choose your needs
Area
logo netstar white

NETSTAR has complete and fully integrated technology and media services

Head Office

Prosperity Tower 51 Floor District 8 SCBD Senayan, Jakarta 12190 INDONESIA

Office Hour

Mon - Fri: 8.00 AM - 5.00 PM WIB

Information

Office Phone:
+62 21 3973 3737

HelpDesk 24 Hours:
+62 21 3970 4141

Whatsapp Chat:

+62 857 1040 6527

Navigation

Follow us on

  • Instagram Netstar
  • Facebook Netstar
  • X Netstar
  • Linkedin Netstar
  • Tiktok Netstar
  • Whatsapp Netstar

Copyright © 2024-2026 Netstar. All Rights Reserved.

bottom of page