top of page
Search

Apa Itu TV Digital: Pengertian, Cara Kerja, dan Alat Pendukungnya

  • Writer: Isyhari Maheswar
    Isyhari Maheswar
  • 3 days ago
  • 5 min read

Di zaman yang serba digital ini, teknologi komunikasi terus berkembang pesat. Perkembangan ini tidak hanya terjadi pada telepon atau internet, tetapi juga pada siaran televisi yang kita tonton sehari-hari. Selama puluhan tahun, siaran televisi mengandalkan teknologi analog. Teknologi tersebut kini mulai ditinggalkan. Peralihan ini membawa kita pada era baru yang disebut televisi digital. 


Sistem ini adalah inovasi terbaru dalam penyiaran. TV digital mentransmisikan program televisi menggunakan data biner. Data ini terdiri dari deretan angka 0 dan 1. Prinsip kerja ini menjanjikan kualitas siaran yang jauh lebih unggul dan stabil.


Migrasi ke TV Digital merupakan langkah penting. Kegiatan ini bukan hanya perubahan kualitas tampilan, tapi juga menjadi perubahan mendasar dalam pemanfaatan spektrum frekuensi radio. Dengan sistem digital, penggunaan frekuensi menjadi lebih efisien dan memungkinkan ketersediaan lebih banyak saluran televisi. Untuk menikmati siaran modern ini, muncul berbagai pertanyaan. Misalnya, bagaimana cara kerja tv digital? Apa perbedaan utama dengan TV lama? Yang terpenting, perangkat apa saja yang perlu disiapkan? Simak semua jawabannya melalui artikel ini.


Apa Itu TV Digital: Ilustrasi Menonton Siaran TV Digital

Ilustrasi Menonton TV Digital | Photo by Jonas Leupe on Unsplash 


Pengertian TV Digital

TV Digital adalah teknologi penyiaran yang mentransmisikan program televisi menggunakan sinyal digital. Sinyal ini berupa data biner atau deretan angka 0 dan 1. Ini berbeda dengan TV analog yang memakai gelombang kontinu.


Di Indonesia, standar yang dipakai untuk siaran TV Digital adalah DVB-T2 (Digital Video Broadcasting – Terrestrial Second Generation). Teknologi ini membuat penggunaan frekuensi lebih efisien. Penonton bisa mendapatkan gambar yang jernih, tajam, dan suara yang stabil. TV Digital menciptakan pengalaman menonton yang stabil dan kaya fitur tambahan.


Perbedaan Mendasar dengan TV Analog

Perbedaan TV digital dan analog yang paling mencolok terletak pada cara pengiriman sinyal. TV Analog mengirimkan siaran dalam bentuk gelombang kontinu. Gelombang ini sangat rentan terhadap gangguan. Jika sinyalnya lemah, gambar di layar akan berbintik, berbayang, atau "bersalju." Sebaliknya, TV Digital mengirimkan siaran sebagai paket data biner. Selama sinyal yang diterima cukup kuat, gambar akan tampil sempurna. Jika sinyal sangat lemah, gambar akan hilang sepenuhnya. Ini adalah prinsip all or nothing.


Perbedaan lainnya adalah pada efisiensi frekuensi dan kualitas suara. TV Analog membutuhkan pita frekuensi yang lebar untuk setiap saluran. Ini membatasi jumlah stasiun TV yang bisa bersiaran. TV Digital menggunakan teknologi kompresi data. Teknologi ini memungkinkan banyak saluran disiarkan dalam satu pita frekuensi yang sama. Selain itu, kualitas suara TV Digital juga merupakan suara digital yang sangat jernih.



Bagaimana Cara Kerja TV Digital

Proses kerja TV Digital dimulai dari stasiun pemancar. Sinyal video dan audio diubah menjadi data digital. Data ini kemudian dikompresi agar ukurannya lebih kecil. Tujuannya adalah agar data dapat dikirimkan secara efisien.


Data digital yang sudah dikompresi kemudian dimodulasi. Setelah itu, data disiarkan melalui udara menggunakan standar DVB-T2. Sinyal ini ditangkap oleh antena UHF di rumah pengguna tv digital. Sinyal diterjemahkan kembali menjadi gambar dan suara oleh tuner digital TV atau Set Top Box. Proses dekoding yang akurat ini menjamin siaran bebas noise dan stabil.


Apakah TV Digital Perlu Antena dan Set Top Box?

Setelah mengetahui cara kerjanya, sekarang mungkin Anda bertanya, apakah TV digital perlu set top box dan alat tambahan lainnya agar bisa ditonton? Karena bekerja dengan mengandalkan sinyal, tv digital masih perlu antena. Siaran melalui televisi ini adalah siaran terrestrial yang ditransmisikan melalui udara. Antena UHF berfungsi menangkap sinyal radio dari pemancar. Antena yang digunakan sama dengan yang dipakai untuk TV Analog.


Selanjutnya, penggunaan Set Top Box (STB) adalah wajib jika tv digital Anda adalah televisi layar datar produksi lama. STB berfungsi sebagai penerjemah. Alat ini kemudian mengubah sinyal DVB-T2 menjadi sinyal analog yang dapat dibaca TV lama Anda. Namun, jika Anda memiliki TV modern yang sudah memiliki tuner DVB-T2 bawaan, Anda Tidak memerlukan STB. Anda hanya perlu menyambungkan antena langsung ke TV dan melakukan pemindaian saluran.


Panduan Praktis: Cara Pasang dan Setting STB

Jika Anda masih memiliki tv digital produksi lama, tentunya Anda harus menggunakan STB. panduan ini juga bisa diterapkan untuk Anda yang masih menggunakan tv tabung atau tv analog. Berikut ini panduan untuk menyetel Set Top Box pada televisi.


  1. Siapkan Perangkat: Pastikan Anda memiliki STB DVB-T2, Antena UHF, dan televisi Anda. Pastikan semua kabel yang diperlukan (RCA atau HDMI) juga sudah siap.

  2. Sambungkan Antena: Cabut kabel antena yang terhubung ke TV Analog Anda. Sambungkan kabel antena tersebut ke port Ant In yang ada di belakang STB.

  3. Sambungkan STB ke TV: Gunakan kabel RCA (kuning, putih, merah) untuk TV tabung/lama. Gunakan kabel HDMI untuk TV layar datar yang lebih modern. Sambungkan kabel tersebut dari STB ke port input di TV Anda.

  4. Ubah Input TV: Nyalakan televisi. Gunakan remot TV Anda untuk mengubah sumber input (Source/Input) ke mode AV (untuk RCA) atau HDMI yang sesuai. Layar TV akan menampilkan tampilan menu STB.

  5. Pindai Saluran (Scanning): Gunakan remot STB. Masuk ke menu pengaturan saluran. Pilih opsi Pencarian Otomatis atau Auto Scan. STB akan mulai mencari dan menyimpan semua saluran TV Digital yang tersedia di wilayah Anda.



Menonton siaran tv melalui TV digital.

Menonton acara melalui TV Digital | Photo by Cottonbro Studio on Pexels


Kelebihan TV Digital

Peralihan ke TV Digital menawarkan banyak manfaat langsung bagi penonton. Kelebihan yang paling terasa adalah peningkatan drastis pada kualitas tampilan.


Penonton dapat menikmati siaran dengan resolusi tinggi atau High Definition (HD). Gambar menjadi sangat tajam, jernih, dan warnanya lebih hidup. Selain itu, suara yang dihasilkan merupakan suara digital yang superior dan stabil. Kelebihan lainnya adalah efisiensi frekuensi. Ini memungkinkan stasiun TV menyiarkan saluran yang lebih banyak dan beragam.


TV Digital Apakah Pakai Internet?

Seringkali, istilah "Digital" menimbulkan kesalahpahaman. Banyak yang mengira bahwa untuk menonton TV Digital, koneksi internet wajib diperlukan. Faktanya, TV Digital tidak memerlukan koneksi internet sama sekali untuk menangkap siaran utamanya. TV Digital adalah siaran over-the-air (melalui udara). Sinyal tetap ditangkap oleh antena UHF, persis seperti TV Analog. Perbedaan utama hanyalah pada format data sinyal yang dikirimkan.


Meskipun siaran dasar TV digital tidak memerlukan internet, menghubungkan televisi melalui Smart TV atau STB jenis tertentu ke internet akan membuka potensi tambahan yang besar. Ini adalah manfaat yang melengkapi siaran free-to-air yang sudah Anda terima. Salah satu contohnya adalah adanya akses layanan streaming berbayar atau gratis, seperti Netflix, YouTube, atau layanan lokal lainnya.



Itulah informasi seputar pengertian, cara kerja, hingga kelebihan tv digital. Para pengguna televisi ini bisa merasakan manfaat seperti gambar yang lebih jernih hingga banyaknya channel atau kanal yang lebih bervariasi. 


Namun, jika Anda mendambakan pengalaman menonton yang bebas repot dari setting antena dan STB, Anda dapat beralih ke layanan TV Kabel premium yang sudah terintegrasi. Dapatkan layanan paket internet dan tv kabel yang terintegrasi dengan saluran unggulan dan koneksi berkecepatan tinggi dari Netstar (netstar.id). Hubungi tim kami untuk informasi lebih lanjut.


 
 
 

Comments


Let us help!

We'd love to hear from you. Whether you have questions, feedback, or need support, our team is here to help.

Choose your needs
Area
logo netstar white

NETSTAR has complete and fully integrated technology and media services

Head Office

Prosperity Tower 51 Floor District 8 SCBD Senayan, Jakarta 12190 INDONESIA

Office Hour

Mon - Fri: 8.00 AM - 5.00 PM WIB

Information

Office Phone:
+62 21 3973 3737

HelpDesk 24 Hours:
+62 21 3970 4141

Whatsapp Chat:

+62 857 1040 6527

Navigation

Follow us on

  • Instagram Netstar
  • Facebook Netstar
  • X Netstar
  • Linkedin Netstar
  • Tiktok Netstar
  • Whatsapp Netstar

Copyright © 2024 Netstar. All Rights Reserved.

bottom of page