Autentikasi Dua Faktor (2FA): Pengertian, Manfaat, dan Cara Mengaktifkannya
- Isyhari M
- 14 hours ago
- 8 min read
Hampir setiap aktivitas kini dilakukan secara online. Mulai dari penggunaan email, media sosial, hingga layanan perbankan. Semua ini membutuhkan akun yang harus dijaga keamanannya. Karena hal tersebut, melindungi akun Anda menjadi hal yang semakin penting. Salah satunya, Anda bisa menggunakan autentikasi dua faktor atau 2FA.
Meskipun banyak orang sudah menggunakan password, cara ini ternyata belum cukup untuk menjaga akun Anda tetap aman. Kebocoran password bisa saja terjadi akibat adanya berbagai bentuk kejahatan siber (cybercrime) seperti phishing atau pencurian data. Jika hal tersebut terjadi, pihak tidak bertanggung jawab dapat mengakses akun Anda dan menyalahgunakan data yang tersimpan di dalamnya.
Untungnya, kini Anda bisa menambah keamanan ekstra untuk mengurangi risiko tersebut. Dengan meminta dua langkah verifikasi sebelum Anda dapat login, metode ini membuat akun menjadi lebih sulit diakses untuk orang lain. Berikut ini informasi lebih lanjut mengenai apa itu verifikasi 2 langkah, cara kerja, manfaat, hingga bagaimana cara mengaktifkannya.

Ilustrasi keamanan 2FA | Image by AdilMemhood on Magnific
Apa Itu Autentikasi Dua Faktor
Autentikasi Dua Faktor atau Two Factor Authentication adalah metode keamanan yang menggunakan dua langkah verifikasi untuk memastikan bahwa orang yang mencoba login adalah benar-benar pemilik akun itu sendiri. Setelah memasukkan password, Anda masih perlu menyelesaikan satu proses verifikasi tambahan sebelum dapat mengakses akun.
Lebih lanjut, metode ini juga sering disebut sebagai 2FA atau autentikasi 2 faktor. Dalam teknologi, kata “authentication” ini juga sering disebut sebagai istilah “auth”. Berbeda dengan login biasa yang hanya menggunakan password, teknologi 2FA bisa memberikan lapisan keamanan tambahan. Verifikasi ini bisa berupa kode OTP yang dikirim melalui email dan SMS, kode dari aplikasi autentikator, hingga memanfaatkan teknologi biometrik.
Dua langkah verifikasi ini akhirnya membuat akun lebih sulit diakses oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Jadi, meskipun password Anda dapat diketahui atau dicuri, pelaku kejahatan tetap memerlukan langkah verifikasi tambahan untuk dapat masuk ke dalam akun.
Baca juga: Jenis-Jenis Cybercrime dan Cara Mencegahnya
Mengapa Password Saja Tidak Lagi Aman?
Saat ini, password masih menjadi metode keamanan yang paling banyak digunakan untuk melindungi akun digital. Namun, seiring berkembangnya tekonlogi, berbagai kejahatan daring juga semakin canggih. Karena itu, password saja menjadi tidak lagi cukup untuk menjaga keamanan akun.
Ada berbagai cara yang dapat digunakan oleh pelaku kejahatan untuk memperoleh password seseorang. Beberapa di antaranya melalui serangan phishing, malware, hingga penggunaan kata sandi yang mudah ditebak. Lebih lanjut, tidak sedikit pengguna yang memakai password yang sama pada beberapa akun. Akhirnya, ketika salah satu akun berhasil diretas, akun lain yang menggunakan password serupa juga berisiko ikut diakses.
Karena alasan inilah, banyak layanan digital mulai menerapkan two factor authentication atau autentikasi 2 faktor. Dengan menambahkan satu langkah verifikasi setelah password dimasukkan, peluang pelaku untuk mengambil alih akun menjadi jauh lebih kecil.
Cara Kerja 2FA
Saat Anda mengaktifkan keamanan 2FA, Anda akan diminta melewati dua tahap verifikasi sebelum akhirnya bisa masuk ke akun milik Anda. Proses ini disebut sebagai 2 step verification. Secara umum, berikut ini cara kerjanya.
Pengguna memasukkan username atau email beserta password.
Sistem memverifikasi kecocokan data login.
Jika password benar, sistem akan meminta verifikasi kedua.
Pengguna menyelesaikan verifikasi, misalnya dengan memasukkan kode OTP atau menyetujui notifikasi pada perangkat tepercaya.
Setelah kedua proses berhasil, sistem memberikan akses ke akun.

Ilustrasi Biometrik, salah satu jenis 2FA | Image by redgreystock on Magnific
Jenis-Jenis Metode Autentikasi Dua Faktor
Untuk menerapkan keamanan ganda dengan autentikasi dua langkah, bisa dilakukan melalui berbagai metode verifikasi. Meskipun tujuannya sama, setiap metode memiliki cara kerja, tingkat keamanan, hingga tingkat kemudahan yang berbeda-beda. Berikut ini detail lebih lanjut mengenai jenis-jenis metode 2FA.
SMS OTP
Yang pertama, ada SMS OTP. Metode verifikasi dua langkah ini menjadi salah satu yang paling umum digunakan. Setelah Anda memasukkan password, sistem akan mengirimkan kode OTP (One-Time Password) melalui SMS ke nomor telepon yang telah terdaftar. Anda kemudian harus memasukkan kode tersebut untuk menyelesaikan proses login.
Metode ini mudah digunakan karena tidak memerlukan aplikasi tambahan. Namun, SMS OTP memiliki tingkat keamanan yang lebih rendah dibandingkan metode lain karena berisiko terhadap penyadapan, pemalsuan identitas kartu SIM (SIM swapping), atau keterlambatan pengiriman pesan.
Email OTP
Kedua, ada email OTP. Serupa seperti metode sebelumnya, namun perbedaannya ada pada media yang digunakan. Kode OTP akan dikirim ke alamat email Anda setelah password berhasil dimasukkan. Jadi, Anda harus membuka email Anda untuk bisa mengakses kode tersebut. Namun, keamanan metode ini bergantung pada keamanan akun email itu sendiri. Jika email berhasil diakses oleh pihak lain, proses verifikasi juga dapat ikut terancam.
Authenticator OTP
Metode ketiga adalah dengan menggunakan aplikasi authenticator seperti Google Authenticator atau Microsoft Authenticator. Aplikasi ini akan menghasilkan kode yang berubah secara berkala. Salah satu teknologi yang digunakan adalah TOTP adalah (Time-based One-Time Password), yaitu kode OTP yang dibuat berdasarkan waktu dan biasanya berubah setiap 30 detik.
Dibandingkan kedua metode sebelumnya, Authenticator OTP umumnya lebih aman karena kode dibuat langsung di perangkat Anda dan tidak dikirim melalui jaringan seluler maupun email. Oleh karena itu, banyak layanan digital merekomendasikan penggunaan aplikasi autentikator sebagai metode 2FA.
Push Notification
Metode yang keempat ada push notification. Pada metode ini, sistem mengirimkan notifikasi ke perangkat yang telah dipercaya setiap kali ada upaya login. Anda cukup memilih opsi seperti "Setujui" atau "Tolak" untuk menyelesaikan proses verifikasi.
Push Notification menawarkan pengalaman login yang cepat dan praktis karena Anda tidak perlu mengetik kode OTP. Namun, pastikan Anda hanya menyetujui notifikasi yang memang berasal dari aktivitas login yang dilakukan sendiri.
Security Key
Kelima ada metode security key. Untuk yang satu ini, Anda akan menggunakan perangkat fisik yang digunakan sebagai faktor verifikasi kedua. Saat login, pengguna cukup menghubungkan perangkat tersebut ke komputer atau mendekatkannya ke perangkat yang mendukung teknologi nirkabel, kemudian mengikuti proses verifikasi yang diminta.
Metode ini termasuk salah satu pilihan yang paling aman karena memerlukan perangkat fisik yang dimiliki pengguna. Oleh sebab itu, Security Key banyak digunakan oleh perusahaan, organisasi, atau individu yang membutuhkan perlindungan ekstra terhadap akun penting.
Biometrik
Terakhir, ada metode biometrik yang memanfaatkan karakteristik fisik pengguna sebagai langkah verifikasi tambahan. Contoh penggunaan biometrik bisa berupa sidik jari, pengenalan wajah, atau pemindaian iris mata.
Karena setiap orang memiliki karakteristik yang unik, metode ini dapat membantu meningkatkan keamanan akun. Selain aman, biometrik juga menawarkan proses login yang cepat dan nyaman karena Anda tidak perlu mengingat ataupun memasukkan kode verifikasi. Meski demikian, penggunaan metode ini tetap bergantung pada perangkat yang mendukung fitur biometrik.

Ilustrasi Autentikasi Dua Faktor | Image by mohammadrhidoy_11 on Magnific
Manfaat 2FA untuk Individu dan Bisnis
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, dengan menggunakan keamanan 2FA, Anda bisa memberikan perlindungan tambahan untuk akun digital yang Anda miliki. Selain itu, fungsi authentication tambahan ini membantu memastikan bahwa orang yang berhasil login benar-benar merupakan pemilik akun, baik pribadi maupun pelaku bisnis. Berikut ini manfaat yang bisa didapatkan.
Manfaat bagi Pengguna Pribadi
Bagi pengguna individu, autentikasi dua faktor dapat memberikan berbagai manfaat, antara lain:
Melindungi akun meskipun password diketahui atau berhasil dicuri.
Mengurangi risiko pencurian identitas dan penyalahgunaan akun.
Memberikan perlindungan tambahan untuk email, media sosial, mobile banking, dan akun penting lainnya.
Membantu menjaga data pribadi agar tidak mudah diakses oleh pihak yang tidak berwenang.
Meningkatkan rasa aman saat beraktivitas secara online.
Manfaat bagi Bisnis
Bagi perusahaan atau organisasi, penerapan 2FA juga memberikan sejumlah keuntungan, seperti:
Mengurangi risiko akses ilegal ke sistem perusahaan.
Melindungi data pelanggan, data operasional, dan informasi penting lainnya.
Membantu mengurangi dampak kebocoran password milik karyawan.
Mendukung penerapan kebijakan keamanan informasi yang lebih baik.
Meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap keamanan layanan yang diberikan.
Di Mana Sebaiknya Two Factor Authentication Diaktifkan
Sebelum Anda memutuskan untuk menggunakan pengamanan ganda ini, Anda harus memahami bahwa tidak semua akun memiliki risiko yang sama. Karena itu, Anda sebaiknya mengaktifkan autentikasi dua langkah terlebih dahulu pada akun yang menyimpan data penting atau sering digunakan untuk aktivitas sehari-hari. Berikut ini beberapa akun yang bisa Anda pertimbangkan untuk dipasangi keamanan 2FA.
Email: Sering digunakan untuk mengatur ulang password akun lain. Jika email Anda diretas, akun lain juga berisiko ikut diambil alih.
Mobile banking atau aplikasi keuangan: Membantu melindungi transaksi, saldo, dan informasi finansial Anda dari akses yang tidak sah.
Media sosial: Mengurangi risiko pengambilalihan akun yang dapat disalahgunakan untuk menyebarkan informasi palsu atau melakukan penipuan.
Marketplace: Menjaga keamanan akun Anda yang menyimpan data pembayaran, alamat pengiriman, atau riwayat transaksi.
Cloud storage: Melindungi dokumen, foto, dan file penting Anda yang disimpan secara online agar tidak mudah diakses oleh pihak lain.
Akun kerja: Memberikan perlindungan tambahan pada email perusahaan, aplikasi kolaborasi, maupun sistem internal bisnis.
Website atau dashboard admin: Membantu mencegah akses ilegal ke akun administrator yang mengelola website atau aplikasi.
VPN atau layanan akses jarak jauh: Memastikan hanya pengguna yang telah melewati proses verifikasi yang dapat mengakses jaringan perusahaan.
Cara Mengaktifkan 2FA
Jika Anda sudah mengerti pentingnya autentikasi dua faktor dan manfaatnya, mungkin sekarang Anda tertarik untuk menerapkannya sebagai bagian dari perlindungan ekstra untuk akun Anda. Di bawah ini adalah beberapa cara untuk mengaktifkan keamanan 2FA.
Jika Layanan Menyediakan Fitur 2FA
Sebagian besar layanan digital, seperti email, media sosial, marketplace, dan aplikasi perbankan, telah menyediakan fitur two-step verification atau two-factor authentication secara bawaan. Anda hanya perlu mengaktifkannya melalui menu pengaturan keamanan tanpa perlu memasang aplikasi tambahan, kecuali jika ingin menggunakan aplikasi autentikator sebagai metode verifikasi. Berikut cara mengaktifkannya.
Login ke akun Anda: Masuk menggunakan username atau email beserta password seperti biasa.
Buka menu keamanan akun: Masuk ke menu Security, Keamanan, Pengaturan Akun, atau nama lain yang serupa, tergantung pada layanan yang digunakan.
Cari dan aktifkan fitur 2FA: Pilih opsi seperti Two Factor Authentication, 2FA, atau Verifikasi Dua Langkah, kemudian aktifkan fitur tersebut.
Pilih metode verifikasi yang diinginkan: Beberapa layanan menyediakan beberapa pilihan, seperti SMS OTP, Email OTP, aplikasi autentikator, push notification, atau security key. Pilih metode yang paling sesuai dengan kebutuhan dan tingkat keamanan yang diinginkan.
Ikuti proses verifikasi: Sistem akan meminta Anda melakukan verifikasi sesuai metode yang dipilih, misalnya memasukkan kode OTP atau menyetujui notifikasi pada perangkat tepercaya.
Simpan recovery code jika tersedia: Sebagian layanan menyediakan recovery code sebagai cadangan apabila Anda kehilangan akses ke perangkat verifikasi. Simpan kode tersebut di tempat yang aman dan jangan membagikannya kepada orang lain.
Pastikan 2FA telah aktif: Coba logout, lalu login kembali untuk memastikan sistem meminta langkah verifikasi kedua. Jika ya, berarti 2FA telah berhasil diaktifkan.
Jika Menggunakan Aplikasi Authenticator
Jika aplikasi atau layanan Anda tidak ada metode 2FA, Anda bisa mengunduh terlebih dahulu aplikasi autentikatornya seperti Google Authenticator, Microsoft Authenticator atau aplikasi sejenis. Lalu Anda bisa mengikuti langkah berikut.
Instal aplikasi autentikator: Unduh aplikasi seperti Google Authenticator, Microsoft Authenticator, atau aplikasi sejenis melalui toko aplikasi resmi.
Login ke akun dan aktifkan 2FA: Buka menu keamanan akun, lalu pilih opsi untuk mengaktifkan autentikasi dua faktor.
Pilih metode Authenticator App: Saat diminta memilih metode verifikasi, pilih aplikasi autentikator sebagai faktor kedua.
Pindai QR Code atau masukkan setup key: Sistem biasanya akan menampilkan QR Code atau setup key. Buka aplikasi autentikator, lalu pindai QR Code atau masukkan kode tersebut secara manual.
Masukkan kode verifikasi: Aplikasi akan menghasilkan kode OTP yang berubah secara berkala. Masukkan kode tersebut untuk menyelesaikan proses aktivasi.
Simpan recovery code jika tersedia: Simpan recovery code di tempat yang aman sebagai cadangan apabila Anda kehilangan akses ke aplikasi autentikator.
Uji proses login: Logout dari akun, kemudian login kembali untuk memastikan sistem meminta kode dari aplikasi autentikator sebelum memberikan akses.
Berikut ini contoh untuk menerapkannya pada aplikasi Instagram dengan aplikasi Google Authenticator:
Buka aplikasi Instagram dan login ke akun Anda.
Masuk ke menu Profil, lalu pilih Menu (ikon tiga garis) di pojok kanan atas.
Pilih Accounts Center, kemudian masuk ke Password and Security.
Pilih Two-Factor Authentication, lalu pilih akun Instagram yang ingin diamankan.
Pilih Authentication App sebagai metode verifikasi.
Buka Google Authenticator, lalu tambahkan akun baru dengan memindai QR Code yang ditampilkan Instagram atau memasukkan setup key jika tersedia.
Masukkan kode OTP yang muncul di Google Authenticator ke Instagram untuk menyelesaikan proses aktivasi.
Simpan recovery code jika Instagram menyediakannya sebagai cadangan.
Logout, lalu login kembali untuk memastikan Instagram meminta kode dari Google Authenticator saat Anda masuk ke akun.
Jadi, apakah Anda tertarik untuk menambah perlindungan ganda untuk akun-akun Anda agar semakin aman? Baik untuk kebutuhan pribadi maupun bisnis, mengaktifkan 2FA pada akun-akun penting merupakan langkah kecil yang dapat memberikan perlindungan jangka panjang terhadap berbagai ancaman siber.
Selain menerapkan 2FA, keamanan digital juga perlu didukung oleh koneksi internet yang stabil dan andal, terutama bagi perusahaan yang mengelola data penting dan aktivitas bisnis secara online. Jika Anda sedang mencari paket internet bisnis, percayakan hanya pada Netstar! Kami siap mendukung segala produktivitas bisnis Anda setiap hari dengan koneksi yang cepat, aman, dan stabil. Hubungi tim Netstar (netstar.id) sekarang untuk informasi pemasangan atau mengetahui produk telekomunikasi kami lainnya!