Urutan Versi Android dari Terendah sampai Tertinggi Lengkap dengan Nama

Sama seperti komputer ataupun laptop, perangkat telepon pintar tidak bisa dipisahkan dari sistem operasi yang menjalankannya. Sistem operasi ini berperan penting dalam mengatur berbagai fungsi perangkat. Mulai dari menjalankan aplikasi, mengelola perangkat keras, hingga menghadirkan pengalaman yang nyaman kepada user.
Salah satu sistem operasi yang paling banyak digunakan di dunia adalah Android. Sejak pertama kali diperkenalkan oleh Google pada tahun 2008, Android terus berkembang melalui berbagai pembaruan versi.
Sudah berkembang hingga puluhan tahun, kini Android sudah memiliki banyak versi. Berikut ini daftar urutan versi Android dari terendah sampai tertinggi beserta namanya.

Ilustrasi logo Android OS | Photo by Kelly Sikkema on Unsplash
Apa Itu Versi Android?
Versi Android sendiri adalah penanda pembaruan sistem operasi yang dirilis secara berkala oleh Google. Setiap versi biasanya membawa perubahan tertentu, baik dalam bentuk penambahan fitur baru, peningkatan performa, maupun penyempurnaan sistem keamanan.
Adanya pembaruan sistem operasi Android ini bertujuan agar perangkat dapat digunakan dengan lebih optimal. Selain itu, setiap versi Android juga sering hadir dengan identitas khusus berupa nama yang diambil dari makanan penutup alias dessert.
Urutan Versi Android dari Terendah sampai Tertinggi
Pada awal versi, Android hadir dengan nama dessert. Penamaan ini dimulai sejak Android 1.5 Cupcake dan berlanjut hingga Android 9 Pie. Sementara itu, pada versi Android yang lebih baru, Google tidak lagi menggunakan nama makanan secara resmi dan hanya menggunakan nomor versi.
Setiap versi Android hadir dengan perubahan tertentu, mulai dari peningkatan performa, pembaruan tampilan antarmuka, hingga penambahan fitur yang mendukung penggunaan smartphone yang semakin berkembang. Berikut ini daftar urutan versi Android selengkapnya.
Android 1.0 – Android 2.3
• Android 1.0 (2008): Versi ini menjadi titik awal perjalanan sistem operasi Android. Pada rilis pertamanya, Android sudah dilengkapi berbagai layanan Google seperti Gmail, Google Maps, YouTube, serta Android Market yang memungkinkan pengguna mengunduh aplikasi tambahan.
• Android 1.1 (2009): Tidak lama setelah versi pertama dirilis, Google menghadirkan Android 1.1 sebagai pembaruan awal. Versi ini membawa sejumlah peningkatan stabilitas sistem serta perbaikan bug agar kinerja perangkat menjadi lebih optimal.
• Android 1.5 Cupcake (2009): Mulai dari versi ini, Google memperkenalkan tradisi penamaan Android menggunakan nama makanan penutup. Cupcake juga menghadirkan fitur baru seperti keyboard virtual di layar, dukungan widget pada home screen, serta kemampuan merekam dan mengunggah video.
• Android 1.6 Donut (2009): Pada versi Donut, Android mulai meningkatkan kompatibilitas perangkat dengan dukungan berbagai ukuran layar. Selain itu, sistem pencarian juga diperbarui agar pengguna dapat menemukan informasi dengan lebih cepat.
• Android 2.0–2.1 Eclair (2009): Perkembangan Android semakin terlihat melalui hadirnya versi Eclair. Pembaruan ini memperkenalkan fitur seperti Google Maps Navigation, dukungan multi-touch, serta tampilan antarmuka yang lebih modern.
• Android 2.2 Froyo (2010): Froyo menjadi salah satu versi yang membawa peningkatan performa cukup signifikan dibandingkan generasi sebelumnya. Di versi ini, pengguna juga mulai dapat memanfaatkan fitur Wi-Fi hotspot untuk berbagi koneksi internet.
• Android 2.3 Gingerbread (2010): Sebagai penutup generasi awal Android, Gingerbread menghadirkan peningkatan pada manajemen daya serta respons sistem yang lebih cepat. Versi ini juga mendukung berbagai sensor baru yang mulai digunakan pada perangkat smartphone.

Ilustrasi logo Android Honeycomb, Jelly Bean, KitKat, dan Lollipop | Photo by Guido Coppa on Unsplash
Android 3.0 – Android 4.4
• Android 3.0–3.2 Honeycomb (2011): Berbeda dari versi sebelumnya, Android Honeycomb dirancang khusus untuk perangkat tablet. Versi ini membawa tampilan antarmuka yang lebih modern serta peningkatan dukungan layar yang lebih besar.
• Android 4.0 Ice Cream Sandwich (2011): Melalui Ice Cream Sandwich, Google mulai menyatukan pengalaman Android pada smartphone dan tablet. Versi ini juga memperkenalkan desain antarmuka yang lebih sederhana serta fitur baru seperti Face Unlock.
• Android 4.1–4.3 Jelly Bean (2012): Performa sistem menjadi fokus utama pada Android Jelly Bean. Pembaruan ini menghadirkan peningkatan respons layar sentuh, animasi yang lebih halus, serta pengembangan layanan Google Now.
• Android 4.4 KitKat (2013): KitKat hadir dengan optimalisasi sistem yang memungkinkan Android berjalan lebih baik pada perangkat dengan spesifikasi lebih rendah. Selain itu, versi ini juga membawa peningkatan integrasi layanan Google di dalam sistem.
Baca juga: Perbedaan Browser dan Search Engine
Android 5.0 – Android 9
• Android 5.0–5.1 Lollipop (2014): Lollipop menjadi salah satu pembaruan besar dalam sejarah Android dengan hadirnya desain Material Design. Tampilan antarmuka menjadi lebih modern, berwarna, serta menghadirkan animasi yang lebih halus.
• Android 6.0 Marshmallow (2015): Pada versi Marshmallow, Google mulai meningkatkan kontrol pengguna terhadap aplikasi. Fitur seperti pengaturan izin aplikasi serta peningkatan manajemen daya melalui Doze Mode mulai diperkenalkan.
• Android 7.0–7.1 Nougat (2016): Android Nougat menghadirkan berbagai fitur baru yang meningkatkan produktivitas pengguna. Salah satunya adalah fitur split-screen yang memungkinkan dua aplikasi digunakan secara bersamaan dalam satu layar.
• Android 8.0–8.1 Oreo (2017): Oreo membawa peningkatan performa sistem serta fitur baru seperti picture-in-picture mode dan notifikasi yang lebih terorganisir. Versi ini juga meningkatkan keamanan sistem Android.
• Android 9 Pie (2018): Android Pie memperkenalkan berbagai fitur berbasis kecerdasan buatan yang membantu menyesuaikan penggunaan perangkat. Contohnya adalah Adaptive Battery yang membantu menghemat daya dengan mempelajari kebiasaan pengguna.

Ilustrasi updating system on Android | Photo by Andrey Matveev on Pexels
Android 10 – Android Terbaru 2026
• Android 10 (2019): Mulai dari versi ini, Google tidak lagi menggunakan nama makanan penutup secara resmi dan hanya menggunakan nomor versi. Android 10 membawa fitur seperti dark mode, peningkatan kontrol privasi, serta navigasi berbasis gesture. Meski begitu, secara internal versi ini menggunakan nama Quince Tart (Q).
• Android 11 (2020): Android 11 menghadirkan peningkatan pada pengelolaan notifikasi serta fitur percakapan yang lebih terintegrasi. Versi ini juga meningkatkan kontrol privasi bagi pengguna. Secara internal, Google menggunakan nama Red Velvet Cake (R).
• Android 12 (2021): Android 12 membawa perubahan besar pada tampilan antarmuka melalui desain Material You yang memungkinkan personalisasi warna sistem sesuai preferensi pengguna. Untuk versi ini, internal Google menyebutnya Snow Cone (S).
• Android 13 (2022): Android 13 fokus pada peningkatan keamanan privasi yang lebih baik. Versi ini juga memberikan pengaturan bahasa aplikasi secara terpisah serta peningkatan dukungan multimedia. Lebih lanjut, Android 13 ini disebut dengan nama Tiramisu (T) oleh tim internal Google.
• Android 14 (2023): Android 14 menghadirkan berbagai peningkatan pada efisiensi sistem, keamanan aplikasi, serta dukungan perangkat yang lebih luas. Versi ini juga memperkuat pengaturan privasi bagi pengguna. Untuk penyebutannya sendiri, tim internal Google memberikan nama Android 14 sebagai Upside Down Cake (U).
• Android 15 (2024/2025): Android 15 merupakan pengembangan terbaru dari sistem operasi Android dengan fokus pada peningkatan performa, keamanan, serta optimalisasi pengalaman pengguna pada berbagai perangkat modern. Sementara untuk penyebutan di tim internal, mereka menamainya Vanilla Ice Cream (V).
• Android 16 (2025): Dirilis pada Juni 2025, Android 16 membawa berbagai peningkatan pada performa, keamanan, serta optimalisasi sistem untuk mendukung perangkat generasi terbaru. Secara internal, versi ini menggunakan nama Baklava.
• Android 17 (2026): Terakhir, Android 17 adalah versi Android terbaru yang dirilis pada Juni 2026. Versi ini menghadirkan berbagai penyempurnaan dari sisi pengalaman pengguna, efisiensi sistem, serta pengembangan fitur untuk perangkat modern. Selama proses pengembangannya, Google menggunakan nama internal Cinnamon Bun.
Tabel Urutan Versi Android dari Awal hingga Terbaru
Berikut urutan versi Android dari yang terendah sampai tertinggi dalam bentuk tabel ringkasan untuk memudahkan Anda mengenalnya.
Versi Android | Nama Versi | Tahun Rilis |
Android 1.0 | – | 2008 |
Android 1.1 | – | 2009 |
Android 1.5 | Cupcake | 2009 |
Andoroid 1.6 | Donut | 2009 |
Android 2.0 - 2.1 | Eclair | 2009 |
Android 2.2 | Froyo | 2010 |
Android 2.3 | Gingerbread | 2010 |
Android 3.0 - 3.2 | Honeycomb | 2011 |
Android 4.0 | Ice Cream Sandwich | 2011 |
Android 4.1 - 4.3 | Jelly Bean | 2012 |
Android 4.4 | KitKat | 2013 |
Android 5.0 - 5.1 | Lollipop | 2014 |
Android 6.0 | Marshmallow | 2015 |
Android 7.0 - 7.1 | Nougat | 2016 |
Android 8.0 - 8.1 | Orep | 2017 |
Android 9 | Pie | 2018 |
Android 10 | Quince Tart (bukan nama publik, hanya untuk tim internal Google) | 2019 |
Android 11 | Red Velvet Cake (bukan nama publik, hanya untuk tim internal Google) | 2020 |
Android 12 | Snow Cone (bukan nama publik, hanya untuk tim internal Google) | 2021 |
Android 13 | Tiramisu (bukan nama publik, hanya untuk tim internal Google) | 2022 |
Android 14 | Upside Down Cake (bukan nama publik, hanya untuk tim internal Google) | 2023 |
Android 15 | Vanilla Ice Cream (bukan nama publik, hanya untuk tim internal Google) | 2024 |
Android 16 | Baklava (bukan nama publik, hanya untuk tim internal Google) | 2025 |
Android 17 | Cinnamon Bun (bukan nama publik, hanya untuk tim internal Google) | 2026 |
Dari tabel di atas, dapat dilihat bahwa Android terus berkembang melalui berbagai pembaruan yang dirilis secara bertahap. Setiap versi membawa peningkatan yang bertujuan untuk meningkatkan keamanan, performa, serta pengalaman pengguna.
Baca juga: Manfaat Internet of Things
Mengapa Versi Android Terus Berkembang?
Perkembangan teknologi smartphone yang sangat cepat membuat sistem operasi seperti Android perlu terus diperbarui. Setiap pembaruan versi biasanya dirancang untuk menyesuaikan sistem dengan kebutuhan perangkat yang semakin canggih serta mendukung fitur-fitur baru yang terus berkembang.
Selain itu, pembaruan Android juga berperan penting dalam meningkatkan keamanan perangkat. Melalui versi terbaru, Google dapat memperbaiki celah keamanan, meningkatkan stabilitas sistem, serta menghadirkan fitur baru yang membuat penggunaan smartphone menjadi lebih nyaman dan efisien.

Ilustrasi pembaruan sistem pada Android OS | Photo by Andrey Matveev on Unsplash
Cara Mengecek Versi Android di Smartphone
Mengetahui versi Android yang digunakan pada smartphone sebenarnya cukup mudah. Informasi ini biasanya dapat ditemukan melalui menu pengaturan pada perangkat.
Berikut langkah-langkah untuk mengecek versi Android di smartphone:
Buka menu Pengaturan (Settings) pada perangkat
Pilih menu Tentang Ponsel (About Phone)
Cari bagian Versi Android (Android Version)
Informasi versi Android yang digunakan akan ditampilkan pada layar
Dengan mengetahui versi Android yang digunakan, pengguna dapat memastikan apakah perangkat masih menggunakan sistem yang terbaru atau perlu melakukan pembaruan untuk mendapatkan fitur serta peningkatan keamanan yang lebih baik.
Baca juga: Jenis Jenis Cybercrime
Sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 2008, Android telah berkembang melalui berbagai pembaruan versi yang membawa peningkatan fitur, keamanan, serta performa sistem. Setiap versi Android dirancang untuk memberikan pengalaman penggunaan yang lebih baik seiring dengan perkembangan teknologi smartphone yang semakin pesat.
Namun, pengalaman menggunakan perangkat digital tidak hanya bergantung pada sistem operasi saja. Koneksi internet yang stabil juga berperan penting untuk mendukung berbagai aktivitas digital, mulai dari mengunduh aplikasi, memperbarui sistem Android, hingga menikmati berbagai layanan online dengan lebih lancar.
Netstar siap menjadi provider internet terbaik di Indonesia untuk memberikan koneksi internet yang stabil, aman, dan cepat untuk Anda. Kami siap hadir untuk apartemen, kantor, hotel, maupun berbagai jenis bisnis Anda. hubungi tim Netstar (netstar.id) sekarang untuk informasi pemasangan.















hi88 giúp tôi đánh giá cách thông tin được sắp xếp khi giao diện có nhiều nhóm nội dung khác nhau. Tôi bắt đầu bằng việc xem các khu vực chính rồi mới lựa chọn từng phần nhỏ để tránh phải tìm kiếm quá nhiều lần. Khi chuyển sang Nổ hũ, tôi nhận thấy nội dung được đặt trong phạm vi riêng, sau đó tiếp tục mở Xổ số để kiểm tra sự khác biệt. Cách trình bày theo từng khu vực giúp tôi dễ nhận diện lựa chọn đang quan tâm và hạn chế tình trạng nhầm lẫn giữa những nhóm có cách truy cập tương tự. Điều này cũng giúp việc quay lại nội dung quen thuộc trở nên…
Sunwin khiến tôi chú ý đến cách nền tảng sắp xếp nhiều nhóm giải trí trong cùng một giao diện. Tôi thường bắt đầu từ game bài, sau đó chuyển sang Live Casino, nổ hũ và bắn cá để quan sát cách menu thay đổi. Điều tôi quan tâm là tên danh mục có đủ rõ ràng để nhận biết nhanh hay không, đồng thời vị trí các khu vực quen thuộc có được duy trì ổn định hay không. Khi những nhóm nội dung được phân chia hợp lý, quá trình tìm kiếm trở nên trực quan hơn. Tôi cũng xem xét cách hình ảnh, thông tin và nút chức năng được cân đối để giao diện không tạo cảm…
sunwin is a platform I would assess through its support and account guidance because these areas become important when something interrupts normal use. I usually check instructions for registration, login, password recovery, app installation, and payment questions before opening a direct support channel. If the available guide matches the actual interface, simple issues can be handled without repeating the whole problem to someone else. I also prefer support links to remain easy to find from different sections. For me, the experience is more complete when users can move from the game lobby to account help, understand the next step, and then return to what they were doing without losing the flow of the session.
Trong quá trình tìm hiểu các hệ thống trực tuyến hiện nay, mình thấy https://sh-bet.com/ chú trọng khá nhiều đến khả năng điều hướng và trải nghiệm người dùng. Các khu vực nội dung được phân chia hợp lý nên việc quan sát trở nên thuận tiện hơn ngay từ lần đầu truy cập. Mình nhận thấy tốc độ tải và phản hồi của giao diện duy trì ở mức ổn định trong suốt quá trình sử dụng. Bên cạnh đó, cách sắp xếp khoa học giúp mình dễ ghi nhớ vị trí các chuyên mục hơn và thao tác nhanh hơn sau nhiều lần truy cập
While evaluating Sunwin, I found that the platform creates a practical browsing flow by arranging its main entertainment options into clearly identifiable categories. Users can explore slot games, live casino, fish shooting, card games, jackpot content, and other mini games without navigating through a confusing collection of unrelated links. The structured homepage makes it easier to recognize important sections and return to familiar areas during later visits. I tested the jackpot slot and live casino categories and observed consistent page behavior while switching between different content areas. Navigation remained responsive, and the overall presentation stayed visually balanced throughout my session. The interface therefore provides a convenient combination of organized menus, recognizable content groups, and dependable interaction for users who want…