top of page
Search

Pengertian Selenium Testing dan Manfaatnya dalam Otomasi Pengujian

  • Writer: Isyhari Maheswar
    Isyhari Maheswar
  • 20 hours ago
  • 4 min read

Selenium Testing adalah salah satu cara untuk melakukan pengujian otomatis pada aplikasi web. Metode ini banyak digunakan karena aplikasi web saat ini semakin kompleks dan terus diperbarui. Jika hanya mengandalkan pengujian manual, risiko kesalahan akan semakin besar dan prosesnya membutuhkan waktu lebih lama.


Lebih lanjut, cara ini membuat proses pengujian memungkinkan untuk dilakukan melalui browser secara otomatis, menyerupai cara pengguna mengakses aplikasi. Pendekatan ini membantu tim pengembang memastikan setiap fitur berjalan dengan baik sebelum aplikasi digunakan oleh pengguna secara luas.


Bagi Anda yang ingin mengetahui cara kerja, manfaat, hingga penggunaan selenium testing secara menyeluruh, langsung simak jawabannya melalui artikel ini. 


Pengertian Selenium Testing dan Manfaatnya

Image by pch.vector on Freepik


Apa Itu Selenium Testing

Selenium Testing adalah metode pengujian otomatis yang digunakan untuk menguji aplikasi web melalui browser. Pengujian dilakukan dengan menjalankan perintah tertentu, seperti membuka halaman, menekan tombol, atau mengisi formulir, tanpa harus dilakukan secara manual oleh tester.


Selenium bersifat open-source dan dapat digunakan di berbagai browser serta sistem operasi. Karena fleksibel dan mudah disesuaikan, framework ini sering dipilih untuk membantu memastikan aplikasi web tetap berfungsi dengan baik meskipun mengalami perubahan atau penambahan fitur.


Manfaat Selenium Testing

Salah satu manfaat utama Selenium Testing adalah membantu mempercepat proses pengujian. Skenario pengujian yang sudah dibuat dapat dijalankan berulang kali secara otomatis, sehingga sangat berguna saat aplikasi sering mengalami pembaruan atau perbaikan.


Selain itu, pengujian ini membantu mengurangi kesalahan akibat faktor manusia. Karena pengujian dijalankan oleh sistem, hasilnya menjadi lebih konsisten. Hal ini memudahkan tim dalam menemukan masalah sejak awal sebelum aplikasi digunakan oleh pengguna.



Jenis-Jenis Pengujian yang Bisa Dilakukan dengan Selenium

Menariknya, selenium bisa digunakan untuk melakukan pengujian berbasis web dengan berbagai jenis. Berikut ini jenis-jenis pengujian yang bisa dilakukan dengan alat ini. 


  • Functional Testing: Digunakan untuk memastikan setiap fitur aplikasi bekerja sesuai dengan fungsinya, seperti tombol, formulir, dan alur pengguna dari satu halaman ke halaman lainnya.

  • Regression Testing: Bertujuan memastikan fitur lama tetap berfungsi dengan baik setelah adanya perubahan kode, perbaikan bug, atau penambahan fitur baru.

  • Cross-Browser Testing: Digunakan untuk menguji aplikasi di berbagai browser agar tampilan dan fungsi tetap konsisten bagi semua pengguna.

  • UI Testing: Berfokus pada pengujian tampilan antarmuka pengguna, termasuk elemen visual dan interaksi dasar, agar aplikasi mudah digunakan dan nyaman dilihat.


Cara Kerja Selenium Testing

Cara kerja Selenium Testing adalah dengan menjalankan perintah otomatis yang mengontrol browser. Perintah tersebut berisi langkah-langkah pengujian, seperti membuka halaman tertentu atau berinteraksi dengan elemen pada website, sesuai dengan skenario yang telah dibuat.


Browser akan menjalankan perintah tersebut seolah-olah sedang digunakan oleh pengguna. Selenium kemudian mencatat hasil dari setiap langkah dan membandingkannya dengan hasil yang diharapkan untuk mengetahui apakah pengujian berhasil atau tidak.



Cara kerja selenium testing

Image by macrovector on Freepik


Komponen Utama Selenium

Agar bisa menjalankan fungsinya dengan baik, Selenium memiliki komponen untuk mendukung berbagai kebutuhan pengujian. Hal ini memungkinkan alat ini menguji dari level sederhana hingga pengujian yang dijalankan pada banyak browser sekaligus. Berikut ini komponen Selenium.


Selenium WebDriver

Komponen Selenium yang pertama adalah Selenium WebDriver. Ini adalah komponen utama yang digunakan untuk mengontrol web browser secara langsung. Dengan WebDriver, Anda dapat menjalankan berbagai tindakan pada halaman web, seperti mengklik tombol, memasukkan data, atau berpindah halaman secara otomatis. 


Karena bekerja langsung dengan browser, WebDriver memberikan hasil pengujian yang lebih akurat. Komponen ini sering digunakan untuk menguji fitur utama aplikasi web yang membutuhkan pengujian secara rutin dan berulang.


Selenium IDE

Selanjutnya adalah Selenium IDE. Komponen yang satu ini adalah alat yang memudahkan pembuatan pengujian tanpa harus menulis banyak kode. Anda cukup merekam aktivitas di browser, lalu Selenium IDE akan menyimpannya sebagai langkah-langkah pengujian otomatis.


Alat ini cocok digunakan untuk pemula atau untuk membuat pengujian sederhana dengan cepat. Namun, untuk pengujian yang lebih kompleks, Selenium IDE biasanya digunakan sebagai pendukung, bukan sebagai alat utama.


Selenium Grid

Terakhir, ada Selenium Grid. Komponen ini digunakan untuk menjalankan pengujian secara bersamaan di beberapa browser dan perangkat. Dengan cara ini, waktu pengujian dapat dipersingkat karena beberapa skenario dijalankan dalam waktu yang sama.


Selenium Grid sangat membantu ketika Anda perlu memastikan aplikasi web berjalan dengan baik di berbagai lingkungan. Pendekatan ini membuat proses pengujian menjadi lebih efisien tanpa mengurangi cakupan pengujian.



Ilustrasi pengujian selenium testing, kelebihan dan kekurangan

Image by Freepik on Freepik


Kelebihan dan Kekurangan Selenium

Karena fitur yang ditawarkan, alat ini banyak menjadi piihan untuk melakukan pengujian aplikasi web. Namun, di sisi lain, Selenium juga memiliki beberapa keterbatasan yang perlu dipahami sebelum digunakan secara penuh. Berikut ini kelebihan dan kekurangan yang dimilikinya. 


Kelebihan

Salah satu kelebihan Selenium adalah dapat digunakan secara gratis karena bersifat open-source. Selain itu, Selenium mendukung banyak bahasa pemrograman dan browser, sehingga mudah disesuaikan dengan berbagai proyek pengembangan aplikasi web.

Selenium juga memiliki komunitas pengguna yang besar. Banyak panduan dan referensi tersedia, sehingga Anda dapat lebih mudah mempelajari dan mengatasi kendala saat menggunakan Selenium.


Kekurangan

Untuk kekurangannya, alat ini memiliki tingkat kesulitan yang lumayan tinggi untuk digunakan. Dibutuhkan pemahaman teknis untuk membuat dan menjalankan pengujian otomatis. Bagi tim yang belum terbiasa, proses awal penggunaan Selenium bisa terasa cukup menantang.


Selain itu, Selenium hanya digunakan untuk pengujian aplikasi web. Jika Anda membutuhkan pengujian untuk aplikasi desktop, Selenium bukanlah solusi yang tepat dan perlu dikombinasikan dengan alat lain.



Bahasa Pemrograman yang Didukung Selenium

Selenium mendukung berbagai bahasa pemrograman yang umum digunakan dalam pengembangan aplikasi web. Dukungan ini memudahkan tim untuk menyesuaikan pengujian otomatis dengan teknologi yang sudah digunakan, tanpa harus mempelajari bahasa baru dari awal. Secara umum, bahasa pemrograman yang didukung Selenium yaitu:

  • Java

  • Python

  • C#

  • JavaScript

  • Ruby


Contoh Penggunaan Selenium

Untuk contoh penggunaanya, Selenium sering digunakan untuk menguji fitur penting dalam aplikasi web, seperti login, pengisian formulir, dan proses transaksi. Pengujian dilakukan secara otomatis untuk memastikan setiap langkah berjalan sesuai yang diharapkan.


Selain itu, metode pengujian ini juga sangat berguna untuk regression testing. Setiap kali ada perubahan pada aplikasi, pengujian dapat dijalankan kembali untuk memastikan fitur lama tetap berfungsi dengan baik.



Itulah beberapa informasi mengenai Selenium Testing. Alat maupun framework ini membantu memastikan aplikasi web berjalan dengan baik sebelum digunakan oleh pengguna. Dengan pengujian otomatis, proses evaluasi fitur menjadi lebih cepat, konsisten, dan minim kesalahan. Hal ini sangat penting bagi bisnis yang mengandalkan aplikasi digital untuk memberikan layanan yang stabil dan dapat dipercaya.


Agar proses pengujian dan pengembangan berjalan optimal, dukungan infrastruktur dan pengelolaan IT yang tepat sangat dibutuhkan. Anda bisa mendapatkan layanan managed service yang terpercaya hanya dari Netstar (netstar.id). Kami siap menjadi IT solutions provider terbaik untuk bisnis Anda. Hubungi kami sekarang juga untuk informasi selengkapnya!

 
 
 

Comments


Let us help!

We'd love to hear from you. Whether you have questions, feedback, or need support, our team is here to help.

Choose your needs
Area
logo netstar white

NETSTAR has complete and fully integrated technology and media services

Head Office

Prosperity Tower 51 Floor District 8 SCBD Senayan, Jakarta 12190 INDONESIA

Office Hour

Mon - Fri: 8.00 AM - 5.00 PM WIB

Information

Office Phone:
+62 21 3973 3737

HelpDesk 24 Hours:
+62 21 3970 4141

Whatsapp Chat:

+62 857 1040 6527

Navigation

Follow us on

  • Instagram Netstar
  • Facebook Netstar
  • X Netstar
  • Linkedin Netstar
  • Tiktok Netstar
  • Whatsapp Netstar

Copyright © 2024-2026 Netstar. All Rights Reserved.

bottom of page