Mengenal Perbedaan Internet dan Intranet: Cara Kerja dan Keterbatasannya
- Isyhari Maheswar

- 12 minutes ago
- 5 min read
Di era digital, istilah Internet dan Intranet seringkali terdengar serupa, meskipun fungsi serta sifatnya sangat berbeda. Keduanya merujuk pada jaringan komputer yang menghubungkan perangkat, namun peranannya krusial. Jaringan ini memiliki peran penting dalam komunikasi global serta efisiensi operasional di lingkungan perusahaan.
Melalui artikel ini, Anda akan memahami perbedaan internet dan internet secara keseluruhan. Akan ada 10 poin pembahasan yang menjelaskan keamanan hingga tujuan penggunaan dari jaringan ini.

Photo by Leon Seibert on Unsplash
Pengertian Internet
Internet adalah sistem jaringan komputer yang skalanya global. Sistem ini menghubungkan jutaan perangkat di seluruh dunia tanpa memandang lokasi geografis. Internet bekerja menggunakan standar protokol komunikasi bernama TCP/IP. Jaringan ini bersifat publik dan sangat luas. Siapapun dapat mengaksesnya asalkan memiliki perangkat dan koneksi yang sesuai, tanpa perlu otorisasi khusus.
Di zaman ini, sudah banyak orang bergantung pada teknologi ini. Bukan lagi menjadi rahasia jika internet berfungsi sebagai sumber informasi, komunikasi, dan hiburan yang tidak terbatas. Aksesnya terbuka untuk umum. Oleh karena itu, Internet sering disebut sebagai jaringan worldwide. Jaringan ini tidak dimiliki oleh entitas tunggal. Ini adalah jaringan terdesentralisasi yang beroperasi berdasarkan kerja sama banyak pihak dan penyedia layanan.
Apa yang Dimaksud dengan Intranet
Berbeda dengan jaringan internet, intranet adalah jaringan privat atau tertutup. Jaringan ini secara eksklusif dimiliki dan dioperasikan oleh satu organisasi atau perusahaan tertentu. Intranet menggunakan teknologi yang serupa dengan Internet, yaitu TCP/IP. Jaringan ini dibuat untuk berbagi informasi dan sumber daya secara efisien di antara karyawan.
Lebih jauh, intranet dirancang untuk digunakan secara aman di antara anggota organisasi. Aksesnya sangat terbatas dan dikontrol. Hanya karyawan yang terotorisasi dengan login dan kata sandi yang dapat mengakses Intranet. Jaringan ini bertindak sebagai versi mini dari Internet yang eksklusif untuk kebutuhan komunikasi internal perusahaan.
Baca juga: Cara Mempercepat Wifi
10 Perbedaan Internet dan Intranet
Perbedaan Internet dan Intranet bisa dilihat dari berbagai aspek. Perbedaan paling mencolok terletak pada tujuannya. Kemudian, perhatikan juga skala jangkauan dan faktor keamanannya. Setiap perbedaan ini menunjukkan fungsi spesifik masing-masing jaringan. Internet fokus pada komunikasi global yang luas. Sementara itu, Intranet fokus pada efisiensi dan keamanan data internal perusahaan. Memahami poin-poin ini penting untuk penggunaan jaringan yang tepat. Berikut ini ada 10 perbedaan yang membedakan kedua jaringan ini:
1. Tujuan Utama
Tujuan utama Intranet adalah memfasilitasi komunikasi dan kolaborasi internal. Jaringan ini dirancang untuk berbagi sumber daya, dokumen, dan aplikasi yang spesifik di dalam tim kerja. Ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mempercepat alur kerja perusahaan.
Sebaliknya, tujuan utama Internet adalah menyediakan komunikasi dan akses informasi global yang luas. Internet berfungsi untuk penyebaran konten tanpa batas geografis. Jaringan ini menghubungkan seluruh dunia untuk berbagai tujuan seperti pendidikan, perdagangan, dan hiburan publik.
2. Skala dan Jangkauan
Skala Intranet bersifat lokal atau terbatas. Jaringan ini hanya menghubungkan komputer dan perangkat yang berada di dalam lingkup fisik satu perusahaan atau organisasi. Jangkauan Intranet biasanya hanya sebatas kantor utama atau kantor cabang yang terhubung secara privat.
Di sisi lain, skala Internet bersifat global atau mendunia (worldwide). Jaringan ini menghubungkan semua jaringan di seluruh dunia tanpa batas. Internet mencakup miliaran perangkat di berbagai benua. Ini menjadikannya jaringan terbesar dalam sejarah teknologi komunikasi.
3. Keamanan
Untuk urusan keamanan, intranet umumnya memiliki tingkat keamanan yang jauh lebih tinggi daripada Internet. Jaringan Intranet dilindungi secara ketat oleh firewall dan protokol enkripsi internal. Ini bertujuan untuk menjaga kerahasiaan data sensitif perusahaan dari ancaman luar.
Sementara itu, internet memiliki tingkat keamanan yang lebih rendah karena sifatnya yang terbuka dan publik. Karena semua orang bisa mengaksesnya, Internet lebih rentan terhadap cybercrime, malware, dan ancaman berbahaya dari luar yang tidak terotorisasi.
4. Kepemilikan
Perbedaan internet dengan intranet selanjutnya bisa dilihat dari kepemilikan. Intranet dimiliki dan dikontrol penuh oleh satu perusahaan atau organisasi. Perusahaan tersebut bertanggung jawab atas semua kebijakan akses, pemeliharaan, dan pengembangan jaringan internalnya. Kontrol ini memastikan jaringan sesuai dengan kebutuhan bisnis.
Untuk internet sendiri, jaringan ini tidak dimiliki oleh individu. Jaringan ini beroperasi secara terdesentralisasi. Pengoperasiannya didasarkan pada kerja sama banyak penyedia layanan internet (ISP) dan organisasi di seluruh dunia.
Baca juga: Tips Keamanan Internet

Photo by Marvin Meyer on Unsplash
5. Jumlah Pengguna
Karena memiliki tujuan utama serta kepemilikan yang berbeda, tentunya hal ini mempengaruhi jumlah penggunanya secara otomatis. Intranet memiliki jumlah pengguna yang terbatas karena umumnya mereka adalah karyawan, mitra, atau anggota organisasi yang sudah terdaftar. Jumlahnya yang sedikit memungkinkan jaringan ini mudah dikelola oleh tim IT.
Berbanding terbalik dengan intranet, jumlah pengguna Internet sangat besar dan terus bertambah. Jumlah penggunanya telah mencapai miliaran orang di seluruh dunia. Internet dapat diakses oleh siapa saja yang terhubung, menjadikannya platform komunikasi publik terbesar.
6. Sumber Informasi
Sumber informasi yang disediakan oleh kedua jaringan ini juga menjadi salah satu perbedaan internet dan intranet. Intranet menyediakan informasi yang sangat spesifik dan terarah. Konten ini fokus pada kebutuhan internal. Contohnya adalah Standar Operasi Prosedur (SOP), form cuti, atau data laporan kinerja perusahaan yang bersifat rahasia.
Sementara untuk internet, informasi yang disediakan sangat luas dari berbagai sumber global. Konten di Internet sangat beragam. Semua topik tersedia, mulai dari berita umum, penelitian akademis, hingga konten hiburan pribadi.
7. Kecepatan
Aspek performa dan stabilitas jaringan menjadi pembeda penting berikutnya. Kinerja transfer data pada Intranet umumnya lebih stabil dan konsisten. Ini disebabkan karena jaringan Intranet jauh lebih kecil. Jaringan ini dikelola secara optimal dan lokal oleh teknisi internal perusahaan, sehingga efektif mengurangi potensi kemacetan data.
Sementara itu, kecepatan yang ditawarkan oleh Internet bervariasi dan tidak selalu stabil. Kecepatannya sangat tergantung pada paket layanan internet yang dibeli pengguna. Kinerja koneksi juga dipengaruhi oleh kondisi lalu lintas jaringan global dan tingkat kepadatan pengguna yang mengakses server tertentu saat itu.
8. Kebutuhan Server
Untuk menjalankan operasionalnya, Intranet hanya membutuhkan perangkat keras yang minimal. Jaringan ini cukup dengan server dengan kapasitas yang lebih kecil dan terbatas. Server ini biasanya berada di satu atau beberapa lokasi fisik kantor perusahaan. Pengelolaannya relatif jauh lebih sederhana dan terpusat pada tim IT internal.
Di sisi lain, Internet membutuhkan infrastruktur server yang sangat kuat, masif, dan kompleks untuk beroperasi. Server Internet tersebar secara geografis di berbagai pusat data raksasa di seluruh dunia. Skala ini sangat diperlukan untuk menampung volume data global yang terus bergerak.
Baca juga: Tips Keamanan Digital

Photo by Jason Briscoe on Unsplash
9. Batas Akses
Faktor pembatas yang diterapkan pada Intranet sangat ketat dan bersifat privat. Hanya anggota organisasi yang memiliki otorisasi, login, dan kata sandi yang valid yang diizinkan untuk masuk. Akses ini dikontrol dengan ketat oleh firewall dan kebijakan keamanan internal perusahaan.
Sebaliknya, akses ke jaringan Internet bersifat publik dan terbuka untuk siapa saja. Semua pengguna di mana pun dapat mengaksesnya secara bebas tanpa hambatan teknis yang signifikan. Internet pada dasarnya tidak memerlukan otorisasi atau verifikasi identitas khusus untuk melihat konten umum.
10. Tingkat Kebebasan
Mengenai hak pengguna, kebebasan yang dimiliki di Intranet sangatlah dibatasi. Konten diatur dan dikontrol penuh oleh kebijakan serta departemen IT internal perusahaan. Karyawan hanya dapat mengakses konten yang secara resmi disetujui atau diizinkan oleh manajemen.
Hak pengguna di Internet memiliki tingkat kebebasan yang sangat tinggi. Pengguna memiliki hak besar dalam mengakses dan mencari berbagai jenis konten tanpa perlu izin. Mereka juga bebas mempublikasikan konten pribadi tanpa harus mendapatkan persetujuan dari otoritas pusat manapun.
Baca juga: Jenis-Jenis Cybercrime
Itulah 10 perbedaan internet dan intranet. Dengan memahami keduanya, Anda bisa mengambil manfaat dari teknologi ini baik untuk diri sendiri maupun digunakan dalam operasional perusahaan. Kedua jaringan ini dapat mendukung produktivitas dan pertumbuhan bisnis Anda.
Bagi Anda yang sedang mencari provider internet terbaik untuk bisnis seperti hotel, Anda bisa menggunakan layanan internet persembahan Netstar (netstar.id). Tidak hanya jaringan yang cepat, aman, dan stabil, Anda juga bisa menggunakan produk hospitality TV kami untuk kepuasan tamu Anda. Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut!



Comments