Mengenal Apa Itu FUP dan Cara Agar Internetan Tetap Cepat
- Isyhari Maheswar

- 1 day ago
- 4 min read
Pernah merasa koneksi internet Anda mendadak jadi sangat lemot? Padahal Anda baru saja bayar tagihan di awal bulan. Kalau ini terjadi, ada kemungkinan Anda sedang terkena FUP atau batas pemakaian wajar.
Banyak orang merasa bingung saat kecepatan internet mereka turun secara drastis. Fenomena ini seringkali membuat aktivitas kerja atau hiburan jadi terganggu. Sebenarnya ini bukan karena jaringan sedang rusak atau gangguan teknis.
Aturan pemakaian wajar ini adalah aturan yang diterapkan oleh hampir semua penyedia layanan internet di dunia. Aturan ini punya tujuan yang cukup penting bagi semua pengguna. Lantas apa itu FUP, bagaimana cara kerjanya dan tips apa saja yang bisa Anda terapkan agar tidak terlalu cepat terkena batas pemakaian wajar? Simak jawabannya melalui artikel berikut ini.

Ilustrasi Testing Kecepatan Internet | Cover Photo by Frederik Lipfert on Unsplash
Apa Itu FUP?
Kalau Anda perhatikan, aturan FUP ini memang sering muncul pada paket internet yang labelnya unlimited. Singkatnya, FUP singkatan dari Fair Usage Policy. Jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia, fair usage policy artinya adalah kebijakan pemakaian yang wajar.
Jadi, FUP itu apa sebenarnya? Aturan ini menetapkan batas jumlah data tertentu untuk setiap pelanggan dalam satu periode. Selama Anda masih berada di bawah batas tersebut, Anda bisa menikmati kecepatan maksimal. Tapi jika pemakaian Anda sudah melewati batas itu, penyedia layanan akan melakukan penyesuaian pada kecepatan internet Anda.
Cara Kerja FUP
Sistem ini sebenarnya bekerja secara otomatis dan sangat transparan. Anda tidak perlu melakukan pengaturan apa pun karena semuanya sudah diatur oleh sistem penyedia layanan internet. Berikut adalah tahapan yang biasanya terjadi:
Pemakaian di Kecepatan Penuh: Saat baru memulai periode langganan, Anda bisa menikmati internet dengan kecepatan maksimal. Di tahap ini, Anda bebas melakukan aktivitas berat seperti streaming atau bermain game online tanpa hambatan.
Sistem Mencatat Ambang Batas: Sistem akan terus menghitung total data yang Anda gunakan. Misalnya, jika paket Anda memiliki batas wajar sebesar 100GB, sistem akan terus memantau hingga pemakaian Anda mendekati angka tersebut.
Penurunan Kecepatan Otomatis: Begitu pemakaian Anda melewati ambang batas, sistem secara otomatis akan menurunkan kecepatan internet Anda. Anda tetap bisa terhubung ke internet tanpa biaya tambahan, tapi aksesnya tidak akan secepat sebelumnya.
Reset Kembali ke Normal: Kondisi jaringan internet yang melambat ini tidak bersifat permanen. Begitu Anda memasuki periode tagihan atau bulan baru, status FUP Anda akan kembali ke nol dan kecepatan internet akan kembali ngebut seperti semula.
Baca juga: Manfaat Internet of Things
Alasan & Tujuan FUP
Mungkin Anda menyadari bahwa FUP seolah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari layanan internet tanpa kuota. Sebenarnya ada beberapa alasan teknis dan prinsip keadilan mengapa kebijakan ini diterapkan oleh provider internet:
Menjaga Kualitas Jaringan Tetap Stabil: Jalur internet itu ibarat jalan raya. Jika ada satu pengguna yang mengunduh file raksasa selama 24 jam penuh, jalur tersebut bisa macet. FUP hadir agar satu orang tidak memonopoli seluruh "jalan" tersebut sehingga pengguna lain tidak terganggu.
Mencegah Penyalahgunaan Layanan: Beberapa orang terkadang menggunakan paket internet personal untuk kepentingan bisnis besar atau disewakan kembali. Aturan ini membantu memastikan kalau layanan digunakan sesuai dengan peruntukannya.
Keadilan bagi Semua Pelanggan: Tujuan utama dari kebijakan ini adalah fairness atau keadilan. Tanpa adanya aturan ini, kualitas internet Anda bisa menurun drastis hanya karena ada segelintir orang yang memakai data secara berlebihan di waktu yang bersamaan.

Ilustrasi Streaming Video dengan Internet | Photo by Leon Bublitz on Unsplash
Tips Agar Tidak Cepat Terkena FUP
Setelah mengetahui apa itu FUP, cara kerja hingga tujuannya, kini saatnya Anda simak tips agar tidak cepat terkena batas pemakaian wajar. Pastinya Anda tidak ingin aktivitas berselancar Anda hingga streaming film jadi lama hingga buffering? Agar kuota FUP Anda tetap aman, coba ikuti tips berikut ini.
Pilih Resolusi Video yang Tepat
Menonton video dengan kualitas 4K memang memanjakan mata. Tapi aktivitas ini paling cepat menghabiskan kuota. Coba turunkan resolusi ke 720p atau pakai fitur otomatis. Gambarnya tetap jernih dan kuota Anda jauh lebih hemat.

Matikan Fitur Auto-Update untuk Menghindari Limit FUP | Photo by Herry Sucahya on Unsplash
Matikan Fitur Auto-Update
Banyak aplikasi di HP atau laptop yang melakukan pembaruan secara diam-diam. Ukurannya seringkali sangat besar sampai puluhan giga bit. Sebaiknya matikan fitur otomatis ini. Update aplikasi secara manual saat Anda memang punya sisa kuota yang banyak.
Pantau Penggunaan Data Berkala
Jangan tunggu sampai internet melambat baru mengecek kuota. Biasakan cek penggunaan internet Anda lewat dashboard secara rutin. Dengan begitu Anda bisa lebih ngerem pemakaian kalau sudah mendekati batas.
Baca juga: Manfaat Internet Cepat
Memahami cara kerja FUP memang penting supaya Anda bisa lebih bijak dalam memakai internet. Kebijakan ini sebenarnya ada untuk memastikan semua orang bisa menikmati koneksi yang stabil dan adil. Jadi, Anda tidak perlu khawatir lagi kalau tiba-tiba kecepatan internet sedikit melambat di akhir bulan.
Tapi kalau Anda merasa butuh internet yang lebih lega dan tanpa repot, Netstar (netstar.id) punya solusinya. Kami menawarkan berbagai pilihan paket wifi unlimited untuk mendukung semua aktivitas digital Anda dengan sinyal kuat dan stabil. Mulai dari kerja dari rumah, belajar online, sampai maraton film favorit bisa Anda lakukan tanpa rasa was-was. Hubungi tim kami sekarang!



Comments