IPTV vs OTT: Apa Perbedaan dan Cara Kerjanya?

Cara menikmati tayangan televisi terus berkembang. Jika dulu penonton hanya mengandalkan siaran TV, kini ada lebih banyak pilihan untuk mengakses hiburan dari berbagai perangkat. Dari banyaknya pilihan ini, sekarang sudah asing untuk mendengar beberapa istilah seperti IPTV bahkan OTT. Lantas, apa bedanya IPTV vs OTT?
Ternyata, keduanya sama-sama bisa digunakan untuk menghadirkan tayangan digital. Di sisi lain, IPTV maupun OTT memiliki cara kerja dan sistem penyampaian konten yang berbeda. Perbedaan yang ada pada dua teknologi ini pun tidak hanya sampai di sini. Penggunaannya bisa dipakai pada berbagai kebutuhan.
Baik IPTV maupun OTT bisa digunakan untuk hiburan keluarga di rumah, hotel, apartemen, hingga layanan TV untuk hotel. Lantas, mana pilihan yang cocok untuk Anda? Simak pembahasannya dalam artikel ini.

Ilustrasi IPTV | Image by marta1995k on Magnific
Pengertian IPTV dan OTT
Dari pembukaan di atas, kita sudah memahami bahwa keduanya memiliki tujuan yang serupa. Namun, baik IPTV vs OTT, keduanya menggunakan sistem penyampaian konten yang berbeda. Untuk memahaminya, simak penjelasannya masing-masing di bawah ini.
IPTV
Pengertian IPTV adalah singkatan dari Internet Protocol Television yang merupakan layanan televisi yang mengirimkan tayangan melalui jaringan berbasis IP (Internet Protocol). Konten yang bisa Anda saksikan bisa berupa siaran langsung maupun tayangan sesuai permintaan. Sistem ini umumnya dikelola oleh penyedia layanan sehingga distribusi konten dan akses pengguna dapat diatur melalui jaringan yang digunakan.
Penggunaan IPTV juga tidak terbatas di rumah saja. Sistem ini juga dapat digunakan di hotel, apartemen, kantor, dan properti komersial untuk menyediakan layanan televisi yang lebih terkelola. Karena dapat terintegrasi dengan sistem layanan tertentu, IPTV juga bisa mendukung penyajian informasi dan hiburan dalam satu layanan.
OTT
Sementara itu, OTT atau Over the Top adalah layanan yang mengirimkan konten melalui internet tanpa bergantung pada jaringan TV khusus dari penyedia layanan. Kontennya dapat berupa film, serial, video, hingga siaran langsung. Pengguna biasanya mengaksesnya melalui aplikasi atau platform tertentu menggunakan perangkat seperti smart TV, smartphone, tablet, atau laptop.
Berbeda dengan IPTV yang umumnya menggunakan jaringan yang dikelola penyedia layanan, OTT memanfaatkan koneksi internet yang tersedia bagi pengguna. Model ini banyak digunakan oleh platform streaming karena memungkinkan konten diakses dari berbagai perangkat selama pengguna memiliki koneksi internet dan akses ke layanan tersebut.

Ilustrasi tayangan digital pada televisi | Image by marta1995k on Magnific
Perbedaan IPTV vs OTT
Dari penjelasan di atas, sekilas IPTV vs OTT terlihat sama karena membuat Anda bisa menikmati tayangan secara digital. Namun, keduanya memiliki perbedaan dalam cara konten disalurkan dan bagaimana layanan tersebut dikelola. Agar lebih mudah dipahami, berikut ini tabel perbedaannya.
Perbedaan | IPTV | OTT |
Cara distribusi | Konten disalurkan melalui jaringan IP yang dikelola penyedia layanan. | Konten disalurkan melalui internet tanpa jaringan TV khusus. |
Jenis konten | Siaran langsung dan tayangan sesuai permintaan. | Film, serial, video, dan siaran langsung. |
Akses | Mengikuti layanan dan jaringan operator. | Melalui internet dan platform atau aplikasi tertentu. |
Perangkat | TV dan perangkat yang mendukung layanan IPTV. | Smart TV, smartphone, tablet, laptop, dan perangkat kompatibel lainnya. |
Pengelolaan layanan | Lebih terkontrol melalui jaringan penyedia layanan. | Dikelola melalui platform atau aplikasi OTT. |
Penggunaan | Hotel, apartemen, kantor, dan properti komersial. | Streaming pribadi dan akses konten dari berbagai perangkat. |
* tabel perbedaan IPTV vs OTT
Dari tabel di atas, Anda bisa memilih satu di antara keduanya sesuai dengan kebutuhan dan tayangan seperti apa yang ingin Anda nikmati.
Penggunaan IPTV untuk Bisnis dan Hospitality
Perbedaan sistem membuat IPTV dapat digunakan untuk kebutuhan yang lebih luas dari sekadar menonton TV di rumah. Anda yang memiliki bisnis juga dapat memanfaatkannya sebagai bagian dari layanan hiburan dan informasi apalagi yang berhubungan langsung dengan pelanggan. Beberapa contoh penggunaannya termasuk:
Hotel: Menyediakan tayangan TV, hiburan, informasi hotel, hingga akses layanan tertentu dari kamar.
Apartemen: Memberikan layanan hiburan bagi penghuni melalui sistem TV yang terintegrasi.
Kantor: Menyediakan tayangan atau informasi untuk area publik, ruang tunggu, dan fasilitas bersama.
Restoran dan lounge: Menghadirkan tayangan hiburan untuk melengkapi pengalaman pelanggan.
Properti komersial: Mendukung penyampaian informasi dan hiburan melalui jaringan TV yang terkelola.
IPTV untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Terintegrasi
IPTV membuat pengalaman menonton TV terasa lebih terintegrasi karena berbagai tayangan dapat diakses melalui satu sistem. Anda dapat menikmati siaran langsung maupun konten sesuai permintaan tanpa harus berganti-ganti cara untuk mengaksesnya. Sistem ini juga dapat menghubungkan televisi dengan berbagai layanan hiburan yang tersedia.
Untuk perangkatnya, Anda tidak harus mengganti televisi yang sudah dimiliki. Set-top box dapat digunakan untuk membuat TV kompatibel dengan IPTV. Jika sudah memiliki Smart TV yang mendukung koneksi Wi-Fi, layanan IPTV juga dapat digunakan melalui perangkat tersebut.
Jadi, apakah Anda sudah tahu ingin memilih yang mana? Dengan sistem yang terintegrasi dan pilihan perangkat yang praktis, IPTV dapat membantu Anda menikmati lebih banyak hiburan melalui televisi yang sudah tersedia.
Dalam penerapannya, IPTV Netstar hadir bersama pilihan hiburan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Layanan ini tersedia dalam paket 3-Play Service yang menggabungkan internet, IPTV, dan IP Telephony. Anda juga dapat menikmati VoD dari berbagai aplikasi seperti HBO hingga channel televisi dalam dan luar negeri. Dapatkan layanan triple play ini dengan menghubungi tim Netstar (netstar.id) sekarang juga.














Comments